Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banyuwangi, menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Brigade Masjid angkatan 1. Acara yang digelar pada Sabtu dan Minggu (19-20/11) itu, diikuti 150 peserta dari unsur remaja masjid, ormas kepemudaan, dan ustad yang datang 25 kecamatan di Banyuwangi.
Dengan mengusung tema, aku hadir disini karena cinta pada Indonesia, kegiatan itu dilaksanakan di Grand Gumuk Jokosio, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu. Acara ini dibuka oleh kepala Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi M Amak Burhanudin. “Saya mengapresiasi kegiatan DPD BKPRMI Banyuwangi dengan menggelar Diklatsar Brigade Masjid ini,” kata Kepala Kemenag Banyuwangi, Moh Amak Burhanudin.
Amak berharap, dengan acara ini remaja masjid yang sudah menyelesaikan Diklatsar, akan betul-betul melaksanakan tugasnya dengan baik. Meski kegiatan diadakan dua hari, para peserta diminta mengikuti semua materi dengan sepenuh hati dan serius. “Para peserta akan mendapat ilmu, dan ilmu itu bisa diterapkan di masyarakat,” katanya.
Ketua Panitia Diklatsar Brigade Masjid Angkatan 1, Haikal Kafili mengatakan, Brigade Masjid ini salah satu dari unsur BKPRMI Kabupaten Banyuwangi yang mencakup sumber daya manusia (SDM) yang serbaguna. “Diklatsar Brigade Masjid ini diciptakan tidak hanya untuk memakmurkan masjid, tetapi juga aktualisasi kepada masyarakat, salah satunya tanggap becana alam,” jelasnya.
Menurut Haikal, tujuan pelatihan ini untuk menyiapkan kader yang tangguh, cekatan, cerdas, dan tanggap saat ada event keagaman. Juga siap bela negara dari tantangan fakta dengan isu lokal maupun global. Dalam kegiatan itu, juga tampak hadir Kabid Pemuda Dispora Banyuwangi Teddy Radiansyah, Sekertaris BPPD Banyuwangi Mujito, Forpimka Sempu, dan anggota Kodim 0825 Banyuwangi.(abi)
Editor : Agus Baihaqi