Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KM Mutiara Timur Terbakar, 236 Penumpang Dievakuasi

Syaifuddin Mahmud • Jumat, 18 November 2022 | 00:39 WIB
URUNG SANDAR: Penumpang KM Mutiara Timur rute Tanjung Wangi–Gili Mas menunggu dievakuasi setelah kapal yang ditumpangi mengalami kebakaran di dekat perairan Singaraja, Rabu (16/11). (TANGKAPAN LAYAR)
URUNG SANDAR: Penumpang KM Mutiara Timur rute Tanjung Wangi–Gili Mas menunggu dievakuasi setelah kapal yang ditumpangi mengalami kebakaran di dekat perairan Singaraja, Rabu (16/11). (TANGKAPAN LAYAR)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Musibah pelayaran kembali terjadi. Kapal Motor (KM) Mutiara Timur I dengan rute penyeberangan Pelabuhan Tanjung Wangi–Gili Mas, Lombok, Rabu (16/11) dilaporkan terbakar di dekat perairan Singaraja, Pulau Bali.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi, kapal yang mengangkut 236 penumpang tersebut berangkat dari Banyuwangi sekitar pukul 06.45. Normalnya, kapal membutuhkan waktu antara 9 sampai 10 jam untuk tiba di Pelabuhan Gili Mas. Namun, baru tujuh jam berlayar, kapal berukuran besar itu dilaporkan terbakar. Video amatir dari para penumpang pun tersebar di media sosial.

Para penumpang kapal terlihat mengenakan rompi pelampung dan berjajar di dek kapal sembari menunggu sekoci yang menyelamatkan mereka. Asap tebal membubung tinggi di sisi belakang kapal. Hingga berita ini ditulis pukul 19.00, belum ada informasi pasti berapa korban dan penumpang selamat dari peristiwa tersebut.

Photo
Photo
Grafis: Reza Fairuz/Radar Banyuwangi)

Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjung Wangi Widodo mengatakan, kebakaran terjadi di sekitar perairan utara Singaraja. Secara jarak, kapal tinggal menempuh perjalanan 1,5 jam lagi untuk tiba di Pelabuhan Gili Mas. Kapal Mutiara Timur I mengangkut 236 penumpang, 25 kru termasuk nakhoda, 27 tronton, 2 sepeda motor, 2 mobil pribadi, 16 truk sedang, dan 68 truk besar. ”Seharusnya pukul 16.00 kapal sudah sampai di Gili Mas, tapi karena terjadi kebakaran akhirnya terhenti,” terangnya.

Widodo masih menunggu informasi detail dari syahbandar di wilayah dekat lokasi kejadian. Pihaknya belum bisa memastikan bagaimana kondisi yang terjadi di kapal milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) tersebut. ”Nanti kami segera informasikan detailnya. Sementara informasinya karena kebakaran dari kendaraan yang diangkut,” jelasnya.

Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Ansori mengatakan, salah satu kapal milik Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL), yaitu KAL Kadet 6 yang tengah berpatroli di wilayah tersebut ikut melakukan evakuasi di kapal Mutiara Timur. Kebetulan, tak jauh dari lokasi tersebut juga ada KRI RE Martadinata dan KRI Sultan Hasanudin 366 yang sedang berpatroli.

Saat proses evakuasi, ada 230 penumpang kapal yang berhasil diangkut ke KAL Kadet 6. Rencananya, sebagian penumpang asal Banyuwangi akan dievakuasi ke Lanal. Sedangkan sisanya bisa dievakuasi melalui KRI Sultan Hasanudin ke NTB. ”Beberapa penumpang diangkut kapal Kadet AAL dan KRI RE Martadinata. Sisanya dibawa KRI Sultan Hasanudin. Posisi kapal yang terbakar sementara masih di titik kejadian,” tandasnya. (fre/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud
#KM Mutiara Timur #selat bali #Kapal Terbakar