Balapan liar di Jalan Wiroguno Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari diseser oleh anggota polsek setempat pada Sabtu malam (29/10). Dalam operasinya itu, enam sepeda motor tidak standar yang diduga dibuat untuk balapan digaruk.
Enam motor milik para pemuda itu, langsung dibawa ke Mapolsek untuk diamankan. “Semua motor yang ada di lokasi balapan, kami amankan,” cetus Kapolsek Tegalsari, AKP Pudji Wahyono pada Jawa Pos Radar Genteng kemarin (30/10).
Menurut Kapolsek, razia balapan liar yang digelar ini, untuk merespons keresahan warga akibat balap liar di sepanjang jalan raya Wiroguno. Apalagi, di jalan lingkar itu sering terjadi kecelakaan yang kerap menewaskan premotor. “Razia ini antisipasi adanya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya
Para pemuda yang nongkrong dan melakukan aksi balap liar di lokasi, terang Kapolsek, menjadi sasaran petugas dalam razia tersebut. “Di lokasi itu tiap malam sering ditemukan muda-mudi nongkrong, apalagi Sabtu malam tambah ramai,” ucapnya.
Kapolsek menyampaikan tiba di lokasi sekitar pukul 21.00. Sejumlah pemuda yang sedang berkumpul dan diduga akan melakukan balap liar, langsung dibubarkan. “Yang terindikasi hendak balap liar, langsung kita bubarkan,” ucapnya.
Untuk menimbulkan efek jera, enam motor tidak standar yang ditemukan di lokasi, dan diduga akan dipakai balapan diangkut ke polsek menggunakan mobil patroli. “Ada enam motor tidak standar yang kami bawa, orang tua pemilik motor akan kita panggil ke polsek untuk diedukasi,” katanya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi