Hal itu disampaikan oleh Prakirawan BMKG Banyuwangi Anjar Trionohadi saat ditemui di kantor BMKG Banyuwangi, Selasa (11/10). Anjar menunjukkan peta sebaran wilayah yang berpotensi cuaca buruk dan turun hujan. ”Pada saat pergantian musim kemarau ke penghujan, cuaca buruk sangat berpotensi melanda sejumlah wilayah khususnya di Kabupaten Banyuwangi,” jelasnya.
Anjar menyebut, cuaca buruk berupa hujan deras disertai petir berpotensi melanda sejumlah wilayah di Bumi Blambangan. Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi air laut. ”Di pesisir selatan Banyuwangi, tinggi gelombang bisa mencapai 3–5 meter. Sedangkan di Selat Bali 0,3–1,3 meter,” terangnya.
Menurut Anjar, cuaca buruk yang tidak menentu diprediksi akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. ”Sesuai prediksi, cuaca buruk akan terjadi dalam dua hari ke depan,” ucapnya.
Anjar mengimbau kepada masyarakat Banyuwangi agar selalu waspada dan tetap berhati-hati. ”Kami imbau masyarakat terus tingkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem berpotensi memicu bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung,” pungkasnya. (rio/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud