Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lima Hari Operasi Zebra, Tilang Ratusan Pengendara

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 10 Oktober 2022 | 17:08 WIB
DIIMBAU TERTIB: Anggota Satlantas membagikan brosur kepada pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Banyuwangi, Rabu (5/10). (Kanit Turjawali for RaBa)
DIIMBAU TERTIB: Anggota Satlantas membagikan brosur kepada pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Banyuwangi, Rabu (5/10). (Kanit Turjawali for RaBa)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi Operasi bersandi Zebra Semeru 2022 digelar mulai tanggal 3 Oktober lalu. Selama lima hari operasi, anggota Satlantas sudah menilang 100 pengendara yang tidak bisa menunjukkan SIM. Sebanyak 200 pengendara kena teguran karena tidak mengenakan helm standar.

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Budi Mujiono mengatakan, kegiatan operasi dilaksanakan sejak tanggal 3 Oktober dan akan berakhir 16 Oktober mendatang.

Selama operasi berlangsung, pihaknya sudah menilang 100 pengendara. ”Pelanggaran yang paling menonjol adalah tidak memakai helm, sekaligus tidak memiliki surat-surat kendaraan,” ujar Budi kepada koran ini kemarin (7/10).

Selain itu, kata Budi, sanksi tilang juga diberikan kepada pengendara yang masih di bawah umur dan tidak memakai atribut keselamatan. Banyak anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm. Sepeda motornya juga tidak standar.

”Pengendara yang masih di bawah umur lebih gawat. Meski melewati kawasan tertib lalu lintas, tetap saja tidak menggunakan helm. Mereka lebih takut kepada polisi daripada keamanannya sendiri. Kalau tidak pakai helm berarti berani sama aspal,” ungkap Budi.

Selain itu, pihaknya juga memberi teguran kepada pengendara yang lampu seinnya tidak berfungsi serta tidak memakai helm berstandar SNI. Sedangkan untuk pengendara roda empat, mayoritas melanggar karena tidak menggunakan sabuk pengaman. ”Pengendara yang kami tegur sekitar 200 orang, sedangkan yang ditilang 100 orang,” tegas Budi.

Selama operasi Zebra Semeru berlangsung, pihaknya lebih mengutamakan imbauan kepada pengendara. Petugas yang turun di lapangan lebih memilih cara humanis dengan memberikan masker dan arahan agar pengendara mematuhi undang-undang yang berlaku.

”Kami berikan brosur agar mereka tahu apa yang harus dilengkapi dalam berkendara. Untuk pengendara yang tidak memakai masker, kami beri gratis. Sebab, Covid-19 masih ada,” tandas Budi. (hum/aif/c1)

Editor : Syaifuddin Mahmud
#operasi zebra #tilang #polresta banyuwangi