Vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan digelar Rabu (28/9) di Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi, bertepatan dengan peringatan Hari Rabies Sedunia dan di Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari. Berbagai hewan peliharaan yang berpotensi sebagai pembawa rabies, seperti kucing, anjing, monyet, musang, mengikuti vaksinasi gratis ini.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan penyakit dari hewan, termasuk penyakit rabies. ”Ini menjadi penting karena kita ketahui banyak penyakit menular yang berawal dari hewan. Kesehatan hewan ini sangat penting,” kata Ipuk.
Kegiatan suntik vaksin rabies sekaligus mengampanyekan kepada masyarakat agar rutin memvaksinkan hewan peliharaannya, terutama yang berpotensi menularkan rabies seperti kucing, anjing, monyet, dan musang. Hewan yang akan divaksin harus melewati meja registrasi. Selanjutnya, dilakukan skrining pengecekan suhu tubuh dan denyut jantung, dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin. Tahap terakhir penyerahan sertifikat dan kalung vaksinasi rabies.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi drh Nanang Sugiharto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 450 dosis vaksin rabies. Pelaksanaan vaksinasi digelar mulai Rabu (28/9) hingga Jumat (30/9) mendatang.
Selain digelar di Rumah Sakit Hewan, vaksinasi juga dilaksanakan serentak di 11 pusat kesehatan hewan (puskeswan) se-Banyuwangi. ”Yang dilayani untuk hewan piaraan anjing, kucing yang di rumah atau pun lepas liar,” ujarnya.
Pada hari Rabu (28/9), kucing yang terdaftar vaksin sebanyak 67 ekor. Setelah dilakukan pemeriksaan hanya 47 ekor saja yang bisa divaksin. Sisanya gagal dilakukan vaksinasi karena suhu tubuhnya tinggi. ”Untuk hari ini (kemarin) ada 33 ekor anjing yang sudah divaksin, dan ini akan terus dilakukan sampai target tercukupi,” kata Nanang. (ddy/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud