Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sopir Mabuk, Mobil Merosot ke Parit

Ali Sodiqin • Rabu, 28 September 2022 | 17:37 WIB
JADI TONTONAN: Sejumlah warga melihat dari dekat kondisi mobil yang masuk parit di wilayah Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran, Minggu (25/9) dini hari. (Polsek Gambiran for Radar Banyuwangi)
JADI TONTONAN: Sejumlah warga melihat dari dekat kondisi mobil yang masuk parit di wilayah Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran, Minggu (25/9) dini hari. (Polsek Gambiran for Radar Banyuwangi)
GAMBIRAN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Peringatan bagi warga untuk tidak mengemudikan kendaraan saat berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Jika tidak, akibatnya bisa fatal.

Seperti dialami pengemudi asal Garut, Jawa Barat, Dian Ardiansyah. Mobil yang dia kendarai, yakni Honda Celo warna abu-abu gelap mengalami kecelakaan tunggal di Simpang Tiga Yos Cafe,  Dusun Krajan, RT 04/RW 03, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Minggu (25/9) dini hari.

Mobil dengan nomor polisi (nopol) P 1191 VO yang membawa 4 penumpang masuk ke parit. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.30 tersebut.

Salah satu saksi mata, Tohir, 65, warga sekitar menyebut Dian Ardiansyah mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. ”Mobil itu dari arah utara ke selatan, saat jalan menikung mobil lurus dan jatuh ke parit,” ujarnya.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung turun tangan membantu proses evakuasi. Semua penumpang dalam keadaan selamat langsung di bawa ke Rumah Sakit (RS) Graha Medika.

Polisi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kecamatan Gambiran, Aipda Hasyim Asy’ari mengatakan, saat kejadian, mobil yang dikendarai Dian Ardiansyah mengangkut empat penumpang. Dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka adalah Indra, 40, asal Garut, Jawa Barat dan Anwar Gunawan, 35, dari Ciamis, Jawa Barat. Sedangkan penumpang perempuan adalah Harnis, 30 tahun asal Kecamatan Pesanggaran dan Ulil Istiqomaturrohmah, 27, Kecamatan Siliragung.

Aipda Hasyim Asy’ari menuturkan, kelima orang dalam mobil tersebut selamat. “Pengemudi mengalami luka lecet pada wajah. Salah satu penumpang lainnya, yakni Indra mengalami luka retak pada tangan kanan,” ujarnya.

Hasyim menambahkan, total kerugian ditaksir Rp 6 juta. ”Mobil Celo rusak pada bodi depan,” tambahnya.

Dia mengungkapkan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kecelakaan tersebut. Selain pengendara dalam keadaan mabuk, juga ada faktor jalan yang berlubang. “Penerangannya juga relatif kurang ditambah dan pengemudi kurang berhati-hati sehingga terjadi laka lantas,” pungkasnya. (cw4/sgt) Editor : Ali Sodiqin
#kecelakaan #mobil terperosok #laka lantas