Perayaan petik laut di Pantai Rajegwesi ini, sebelumnya sempat ditiadakan selama dua tahun karena pandemi Covid-19. Upacara itu, dilaksanakan secara gotong royong. “Dana murni dari swadaya warga dan sumbangan donator,” cetus ketua panitia petik laut Pantai Rajegwesi, Mat Sujak.
Menurut Sujak, rutual petik laut dipimpin sesepuh kampung Mbah Sutopo. Sebelum perahu yang sudah diisi sesaji dilarung, warga menggelar perayaan dengan menampilkan tarian jejer gandrung. “Perahu sesaji dilarung ke tengah laut, nelayan mengikuti di belakang dengan naik perahu,” katanya.
Kepala Desa Sarongan, Gunoto mengaku senang warganya bisa kembali mengadakan petik laut. Dia berharap, dengan dilaksanakan ritual ini bisa menambahkan berkah pada nelayan, tangkapan ikan bisa melimpah. “Semoga kegiatan ini sebagai awal kepulihan ekonom setelah pandemi,” cetusnya.
Kapolsek Pesanggaran, AKP Basori Alwi yang ikut hadir dalam perayaan itu menyampaikan upacara petik laut berjalan lancar. Ia menghimbau kepada masyarakat yang hadir, tetap menjaga ketertiban dan keamanan, serta menjaga protokol kesehatan (prokes). “Kami menitip pesan agar tetap menjaga kerukunan dan prokes, karena Covid-19 masih ada,” ujarnya.(mg5/abi) Editor : Agus Baihaqi