Sejumlah elemen hadir dalam proses pelantikan tersebut. Termasuk Bupati Ipuk Fiestiandani yang hadir secara virtual. Selain itu, hadir pula unsur Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi, pengurus parpol, dan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan.
Ketua DPC PA GMNI Hary Priyanto mengatakan, pelantikan yang digelar di pendapa kemarin merupakan salah satu perwujudan sinergisitas antara Pemkab Banyuwangi dengan PA GMNI Banyuwangi.
Dikatakan, PA GMNI merupakan organisasi pasca-GMNI yang notabene merupakan organisasi berideologi Marhaenisme, berwatak kerakyatan, bermoto Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang. ”Dalam pandangan tersebut, perlu kami sampaikan kepada para hadirin sekalian. DPC PA GMNI Banyuwangi memiliki kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul, komitmen, dan konsisten dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.
Hary lantas membeber bahwa SDM unggul yang dimiliki PA GMNI Banyuwangi terdiri dari berbagai sektor. Ada akademisi, politisi, pengusaha, birokrasi, budayawan, penyelenggara pemilihan umum (pemilu), hingga pendamping rakyat. ”Dengan keutuhan kualitas SDM yang unggul kami berkewajiban bergandengan tangan dengan segenap komponen yang ada, seperti rakyat hingga pemerintah,” kata dia.
Hary menambahkan, pihaknya sadar betul bahwa keberadaan hidup aman, tenteram, dan kemakmuran rakyat Banyuwangi merupakan tanggung jawab Pemkab Banyuwangi. ”Atas dasar tersebut, rekomendasi politik yang lahir dari Konferensi Cabang PA GMNI Banyuwangi ke-4 adalah: bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi. Benar, kami siap berpartner taktis maupun strategis sebagai Center Rebound Pemkab Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud