Banyuwangi dipilih karena menjadi salah satu tempat yang memiliki ombak terbaik di dunia. Ketinggian ombak hingga 6-8 meter dan panjang 2 kilometer, pantai ini menjadi destinasi impian para peselancar di seluruh dunia.
General Manager Wilayah Telekomunikasi Jember yang membawahi wilayah Kantor Daerah Telekomunikasi Banyuwangi Harry Pribadi mengatakan, untuk mendukung kelancaran World Surf League , Telkom telah membangun akses link Very Small Aperture Terminal (VSAT) internet dedicated untuk Broadcaster atau Media Centre, kecepatan 50 Mbps.
“Telkom juga menyiapkan link VSAT internet dedicated untuk offisial dan peserta dengan kecepatan 20 Mbps dan juga menyiapkan free internet wifi di semua camp yang ada di Plengkung, termasuk penggelaran LAN FO sepanjang 1,5 km dan pemasangan 10 Access Point.” kata Harry.
Disamping itu, lanjut Harry, dalam mendukung kelancaran akses jaringan milik Telkomsel, Telkom juga menyiapkan jaringan FO untuk backbone salah satu tower Telkomsel dan membangun Fiber Optik untuk jaringan internal plengkung sebagai akses delivery bandwidth VSAT ke Access Point. “Juga akses untuk Terminasi Otb Node B Grajagan 1033 uplink baru untuk menambah bandwith support WSL.” tambahnya.
Salah satu Crew Media dari Perancis, Mr. Bruno yang meliput kegiatan Liga Surfing, merasakan senang menikmati pengalaman menggunakan akses internet milik Telkom dan Telkom Group. “"Saya senang dengan pelayananTelkom dan Telkom Group, Internetnya cepat di sini,"katanya.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam opening ceremonial World Surf League kemarin, menyampaikan terima kasih kepada Telkom atas pembangunan infrastruktur di kegiatan kompetisi liga surfing dunia.
WSL Championship Tour 2022 sendiri digelar di sejumlah pantai terpilih, sejak Januari 2022 dan bakal berakhir Agustus 2022. Di antaranya di Hawaii, Australia, Amerika Serikat, Banyuwangi (Jawa Timur, Indonesia), Brazil, Afrika Selatan, Portugal, dan Tahiti. (*) Editor : Gerda Sukarno Prayudha