BANYUWANGI - Menyikapi maraknya aksi perang sarung antar kelompok remaja, aparat pimpinan Polresta meminta seluruh Kapolsek mengaktifkan pos ronda di masing-masing wilayahnya. Seperti halnya yang dilakukan sejumlah masyarakat Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi, Minggu dini hari (17/4).
Mereka mengaktifkan kembali pos ronda untuk mengantisiapsi perang sarung yang dilakukan anak-anak usia remaja.
Puluhan warga bersama petugas Polsek Banyuwangi menggelar patroli untuk mengantisipasi terjadinya perang sarung di wilayahnya. "Kita mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali pos ronda malam," ujar Kapolsek Banyuwangi, AKP Kusmin.
Dengan mengaktifkan pos ronda malam diharapkan bisa menjaga atau mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan. Bahkan, dapat mengurangi niat para remaja yang akan melakukan aksi perang sarung. "Sudah semestinya masyarakat mulai kompak untuk menjaga kondusivitas maupun kamtibmas di kampungnya," katanya.
Poskamling merupakan kepanjangan tangan Polri dalam menjaga keamanan di tiap-tiap daerah ataupun lingkungan. "Untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman, perlu diaktifkan kenbali sistem keamanan lingkungan atau poskamling dan pos jaga di sejumlah wilayah," ungkapnya.
Kusmin berharap seluruh wilayah Banyuwangi kota bisa mengaktifkan terus poskamling atau ronda malam, meski bukan di bulan suci Ramadan. "Kita harap pos ronda yang memang sudah dijadwalkan oleh perangkat desa atau kelurahan bisa terus aktif," pesannya.
Editor : Ali Sodiqin