Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Senggol Motor, Kabur, Pikap Masuk Selokan

Ali Sodiqin • Sabtu, 5 Maret 2022 | 00:00 WIB
senggol-motor-kabur-pikap-masuk-selokan
senggol-motor-kabur-pikap-masuk-selokan


GENTENG –Diduga akan kabur setelah menyenggol motor Suzuki Spin yang dinaiki Misiyem, 57, mobil pikap Gran Max dengan nomor polisi P 9015 VI yang sedang mengangkut pupuk, kecemplung di selokan pinggir jalan raya Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, pada Rabu sore (2/3).



Misiyem yang saat itu sedang membonceng suaminya, Surip, 57, asal Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru mengalami luka ringan. “Kedua korban ini luka di lutut,” terang Kanitlantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Wardhana.



Untuk sopir mobil pikap, Yono, 43, asal Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. Sedang kernetnya, M. Irfan, 39, warga Dusun Jatipasir, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, luka di kepala bagian belakang. “Sopir dan kernet dibawa ke RSUD Genteng,” katanya.



Kecelakaan ini, terang dia, bermula saat mobil pikap Gran Max yang disopiri Yono dan mengangkut pupuk bersubsidi itu, melaju dari arah timur. “Mobil pikap melaju dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.



Sesampainya di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng yang jalannya berupa tikungan dan tanjakan, mobil pikap ini menyenggol motor Suzuki Spin dengan nomor polisi  P 5704 VAB yang dinaiki Misiyem dan suaminya Surip. Akibatnya, pasangan suami istri (pasutri) itu jatuh ke jalan aspal. “Mobil pikap ini berniat kabur,” terangnya.



Saat kejadian, ada warga yang naik mobil Daihatsu Sigra mengetahui dan langsung mengejar mobil pikap yang disopiri Yono itu. “Ada yang mengejar, sopir mobil pikap semakin tancap gas,” ungkapnya.



Tapi naas, kondisi jalan yang licin akibat hujan, mobil pikap yang disopiri Yono itu oleng, dan akhirnya masuk ke selokan di pinggir jalan utama jurusan Banyuwangi-Jember. Sopir dan kernet terluka dan dibawa ke RSUD Genteng. “Mobil pikap kita bawa ke polsek untuk diamankan,” pungkasnya.



Sementara, Kapolsek Genteng Kompol Sudarmaji saat dikonfirmasi terkait pupuk yang dibawa mobil pikap menganyebut pupuk yang dibawa itu bersubsidi. Dari keterangan sopir, pupuk itu akan dibawa ke daerah Kecamatan Kalibaru. “Akan dibuat mepupuk di kebun kopi,” katanya.



Untuk pengembangan pupuk yang dibawa mobil pikap Gran Max, Kapolsek menyebut kasus ini dilimpahkan ke Polresta Banyuwangi.  “Biar Polresta yang menangani, ini terkait pidana ekonomi,” terangnya.(sas/abi) 


Editor : Ali Sodiqin
#kabur