Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Digoyang Gempa 5,1 SR, Warga Banyuwangi Sempat Panik

Ali Sodiqin • Minggu, 19 Desember 2021 | 00:30 WIB
digoyang-gempa-51-sr-warga-banyuwangi-sempat-panik
digoyang-gempa-51-sr-warga-banyuwangi-sempat-panik


BANYUWANGI -  Gempa bumi dengan kekuatan 5,1 SR yang berpusat di Jember cukup terasa di Banyuwangi hingga Bali, Kamis (16/12). Gempa yang terjadi pukul 06.01 itu berpusat di 42 kilometer barat daya Jember. Lokasi gempa di titik koordinat 8.55 lintang selatan, 113.49 bujur timur, dengan kedalaman 10 kilometer.  



Gempa terjadi akibat adanya aktivitas sesar aktif di dasar laut. Beruntung, gempa yang tidak berpotensi tsunami itu, tidak berdampak apa pun di Banyuwangi. Meski demikian, kejadian itu sempat membuat warga panik. ”Semua bangunan bergetar, kaca-kaca rumah bergerak seperti akan pecah,” ujar Devi Agenop, 27, warga Kelurahan/Kecamatan Giri.



Devi mengaku terkejut. Saat terasa gempa, dia langsung keluar rumah sembari membawa anaknya. ”Saya langsung keluar rumah sambil menggendong anak saya yang masih tidur,” katanya.



Berdasar data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, gempa tersebut terjadi di 42 kilometer barat daya Kabupaten Jember. Tepatnya di titik koordinat 8.55 lintang selatan, 113.49 bujur timur, dengan kedalaman 10 kilometer. ”Gempa dipicu adanya aktivitas sesar aktif di dasar laut, dengan kekuatan 5,1 magnitudo. Getarannya cukup terasa hingga Kabupaten Banyuwangi maupun Bali,” ujar Prakirawan BMKG Banyuwangi Beni Gumintar.



Beni menambahkan, berdasar analisis gempa tektonik atau lempeng di perairan Jawa Timur memiliki pergerakan sesar naik atau thrust fault. Namun, gempa tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami. ”Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjauhi dari bangunan yang retak agar tidak menimbulkan korban jiwa,” imbaunya.



Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi mencatat tidak ada kerusakan yang diakibatkan dampak gempa. Pusat terjadinya gempa cukup jauh dari Kabupaten Banyuwangi. ”Meski getarannya terasa cukup keras, dampak yang ditimbulkan tidak ada. Tidak ada kerusakan apa pun yang terjadi di Banyuwangi,” ujar Kabid Penanggulangan Bencana dan Logistik Ponirin. 


Editor : Ali Sodiqin
#bmkg