RadarBanyuwangi.id – Pengamanan bank semakin diperketat di Banyuwangi. Tak hanya di dalam bank, kawasan lingkungan sekitar bank juga terus dipantau aparat keamanan.
Pengetatan pengamanan ini dilakukan setelah kejadian pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Adi Sucipto Banyuwangi Selasa lalu (29/6). Saat itu, pencuri memecah kaca mobil Suryadi alias Albet, 50, warga Perumahan Griya Giri Mulya A, Kelurahanan Klatak, Kecamatan Kalipuro. Atas kejadian di depan diler motor tersebut, korban kehilangan uang Rp160 juta yang baru diambil dari bank.
Sementara itu, pantauan wartawan RadarBanyuwangi.id kemarin (2/7), sejumlah personel Polisi mengintensifkan pemeriksaan dan penjagaan di beberapa bank di Banyuwangi. Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin mengatakan, sebelum maraknya aksi pencurian pecah kaca mobil ini, polisi sudah sering melakukan patroli di area vital. Namun, seiring dengan maraknya tindak kejahatan tersebut, pihaknya terus mengintensifkan penjagaan dan patroli siang maupun malam hari. ”Kami lebih intensifkan kembali, sembari patroli protokol kesehatan,” katanya.
Secara khusus, lanjut Kusmin, anggotanya bersama satpam bank juga mengecek para nasabah yang hendak masuk ke bank. Selain itu, petugas juga memantau kondisi sekitar perbankan. Hal ini bertujuan supaya tidak ada pelaku kejahatan yang membuntuti nasabah baru mengambil uang di bank. ”Biasanya anggota kami berjaga. Sesekali anggota kami juga memeriksa para nasabah bersama dengan sekuriti secara berkala. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kejahatan di Banyuwangi,” ujarnya.
Kegiatan patroli perbankan tersebut dibagi beberapa regu. Anggota polsek juga dibantu dengan personel objek vital (Obvit) dan polisi pariwisata. Selain patroli menggunakan mobil, anggota juga patroli keliling dengan sepeda motor. Anggota menyisir setiap perbankan di tepi jalan, maupun toko dan pusat perbelanjaan. ”Pengecekan untuk mencari ada atau tidaknya keganjilan di sekitar perbankan. Kalaupun ditemukan keganjilan, maka akan langsung dilakukan tindakan tegas,” jelasnya.
Namun demikian, kata Kusmin, sejauh ini kasus pencurian dengan pecah kaca di Jalan Adi Sucipto masih dalam pengembangan. Beberapa tim sudah melakukan penelusuran untuk melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. ”Belum ketemu sampai saat ini, makanya kita mengantisipasi terjadinya hal serupa kembali terjadi di Banyuwangi. Tetapi, meski pihak kepolisian melakukan antisipasi, masyarakat juga diminta untuk menjaga barang berharganya sendiri,” pungkasnya.
Seperi diberitakan RadarBanyuwangi.id sebelumnya, aksi pecah kaca mobil Nisan Evalia nopol P 1322 WL terjadi di Jalan Adi Sucipto Banyuwangi Selasa lalu (29/6). Akibat kejadian ini, korban kehilangan uang Rp 160 juta. Uang tersebut baru diambil dari Bank BCA Banyuwangi. Korban sempat melihat dua orang pelaku yang kabur mengendarai motor. (rio/bay)
Editor : Ali Sodiqin