RadarBanyuwangi.id – Tempat wisata Akbar Zoo di Desa Paspan, Kecamatan Glagah, terlihat sepi pengunjung kemarin (10/6). Tempat wisata yang baru berdiri tersebut ditutup gara-gara jembatan penghubung antara restoran dengan wahana terputus akibat hujan lebat.
Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur wilayah Glagah Selasa malam lalu (8/6) ternyata berdampak terhadap Akbar Zoo. Aliran air yang melewati sungai di area Akbar Zoo cukup deras hingga menggerus jembatan.
Pantauan RadarBanyuwangi.id, paving yang menutup bagian atas jembatan amblas terseret banjir. Hanya sisa-sisa longsoran tanah yang masih meninggalkan jejak di sekitar reruntuhan jembatan. Tak pelak, akses antara dua lokasi di sisi utara dan selatan tempat wisata tersebut benar-benar terputus. Kendaraan berat jenis backhoe bekerja membuat jembatan alternatif di sisi bawah jembatan yang berdiri di atas sempadan sungai itu.
Pengelola Akbar Zoo Hiparta Nur Salam mengatakan, jembatan tersebut ambrol pada Rabu (9/6) dini hari sebelum subuh. Kayu-kayu bekas dari atas hanyut ke sungai yang mengalir di bawah jembatan. ”Sebelum subuh masih tampak ada gembungan besar air yang tertahan di bawah jembatan. Tiba-tiba terdengar suara dentuman seperti benda jatuh,” kata Hiparta.
Setelah diperiksa ternyata suara itu berasal dari jembatan yang ambrol. Beruntung tidak ada orang yang melintas saat itu. Keesokan harinya petugas menutup Akbar Zoo agar tidak diakses oleh pengunjung. ”Sementara kita akan menyiapkan jembatan gantung. Lima hari ke depan akan kita bangun jembatan lagi,” jelas Hiparta.
Kapolsek Glagah AKP Imron yang kemarin berada di lokasi mengatakan, ada empat titik lokasi yang terdampak banjir akibat hujan lebat Rabu kemarin (8/6). Mulai luapan air di Lingkungan Watu Ulo, Kelurahan Bakungan, longsor lahan pertanian di Desa Tamansuruh, pohon roboh di depan Kecamatan Glagah, dan ambrolnya jembatan Akbar Zoo. ”Kejadian di Akbar Zoo dini hari, kebetulan tidak ada orang yang lewat,” kata Imron. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin