RadarBanyuwangi.id – Abdul Wahid, 22, warga Dusun Paras Putih, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi tidak tertolong lagi. Karyawan PT Teras Samudra Sejahtera (TSS) itu meninggal dunia karena kehabisan napas di kedalaman laut 10 meter Sabtu lalu (29/5).
Saat itu, Wahid sedang bertugas bersama rekan kerjanya untuk memberikan makan lobster. Ada tiga rekan kerja korban yakni Rohman, Ihksan, dan Frendi. Mereka menyelam bersama-sama dengan menggunakan bantuan selang udara yang dihubungkan ke mesin kompresor.
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kasatpolair Kompol Jeni Al Jauza menjelaskan, korban bersama tiga temannya menyelam sekitar pukul 12.00. Saat itu, mereka menyelam menggunakan alat bantu selang yang terhubung ke kompresor. ”Korban bermaksud untuk memberi makan lobster,” katanya.
Keempat karyawan PT TSS tersebut, jelas Jeni, menyelam di dasar laut dengan kedalaman sekitar 10 meter. Saat bekerja di kedalaman laut itu, tiba-tiba korban mengalami sesak napas dari alat bantu yang digunakannya. ”Korban tidak bisa bernapas, sehingga langsung tidak sadarkan diri di dasar laut,” tuturnya
Jeni menambahkan, saat rekan-rekannya mengetahui korban tak sadar di dasar laut, mereka langsung berusaha mengangkat korban ke permukaan. ”Saat di permukaan, korban ternyata sudah tidak bernyawa,” cetusnya.
Oleh teman-temannya, kata Jeni, korban langsung dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan. Namun dari hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi. ”Keluarga meminta jenazah korban dibawa pulang. Jadi langsung dibawa pulang untuk dimakamkan,” jelasnya. (rio/bay)
Editor : Ali Sodiqin