Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bangun Kerukunan Beragama, Majelis Gereja Kunjungi NU dan Muhammadiyah

Ali Sodiqin • Jumat, 21 Mei 2021 | 07:00 WIB
bangun-kerukunan-beragama-majelis-gereja-kunjungi-nu-dan-muhammadiyah
bangun-kerukunan-beragama-majelis-gereja-kunjungi-nu-dan-muhammadiyah


RadarBanyuwangi.id – Majelis Daerah (MD) Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Besuki Timur bersilaturahmi ke Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi kemarin (19/5).



Silaturahmi itu dihadiri belasan pengurus MD GKJW Besuki Timur, para pendeta, dan pelayan harian Majelis Daerah GKJW Banyuwangi. PD Muhammadiyah menjadi lokasi pertama yang disambangi umat kristiani yang tersebar dari ujung selatan Banyuwangi sampai ujung selatan Situbondo.



Ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi H Muhlis Lahudin mengajak semua elemen masyarakat untuk membangun kerukunan. Sebab, urusan Pancasila dan UUD 1945 sudah tuntas dibahas oleh para pendiri bangsa. ”Urusan ukhuwah wathaniah, ukhuwah basariah, dan ukhuwah insaniah sudah tuntas. Masalah negara, sesama warga, dan akidah sudah selesai. Maka, sebagai warga negara wajib menciptakan kerukunan,” ujarnya saat menerima tamu dari GKJW di Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah Jalan Adi Sucipto Banyuwangi.



Muhlis pun menggambarkan kedatangan GKJW ke Muhammadiyah seperti burung gereja yang sedang bermain ke masjid. Silaturahmi ini merupakan tanda kerukunan antarumat beragama. ”Burung gereja meskipun terbang dan hinggap di masjid namanya tetap burung gereja. Tidak akan namanya diubah jadi burung masjid,” jelasnya.



Usai dari kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, pengurus MD GKJW Besuki Timur melanjutkan silaturahmi ke Kantor PCNU Banyuwangi di Jalan Jenderal Ahmad Yani No 59 Banyuwangi. Rombongan diterima langsung Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Zainullah Marwan dan Ketua Tanfidziyah H Moh. Ali Makki Zaini bersama pengurus harian.



”Kami terima kasih kepada saudara-saudara umat kristiani yang terus secara intensif membangun komunikasi dan silaturahmi dengan sesama ormas lintas agama. Alasan pemicu untuk rukun itu tidak perlu susah-susah mencari dalilnya,” ujar Gus Makki, sapaan akrab H Moh. Ali Makki Zaini.



Gus Makki juga berharap kerukunan antarumat beragama ini terbangun secara alamiah hingga ke akar rumput. Tidak sekadar dalam acara pertemuan seremonial belaka. ”Pokok diundang kenduri atau hajatan datang, itulah toleransi. Toleransi itu bisa muncul karena hubungan saudara, tetangga atau dusun,” tegasnya.



Sementara itu, MD GKJW Besuki Timur Pendeta Kristianto mengatakan, kunjungan silaturahmi ke kantor pusat dakwah Muhammadiyah dan PCNU Banyuwangi tersebut sebagai wujud toleransi membangun kerukunan antarumat beragama.



Kristianto menambahkan, umat MD GKJW Besuki Timur berjumlah sekitar 6.000 orang. Terdiri dari 10 jemaat otonom dan 33 gereja yang tersebar dari Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran hingga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.



”Kami ingin membangun perdamaian, kerukunan di tingkat lokal. Meskipun akhir-akhir ini terjadi konflik Palestina-Israel. Kami tidak mau berkiblat ke yang jauh, tapi bagaimana membangun perdamaian sampai akar rumput yang benar-benar terbangun dengan baik. Jadi, jangan hal itu menjadi semacam hambatan bagi kita untuk terus membangun kebersamaan dan kerukunan,” tandas Kristianto. (ddy/afi/c1)



Editor : Ali Sodiqin
#gereja