Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perkembangan Siswa API Kian Membaik, Kapolresta Bantu Probiotik

Ali Sodiqin • Kamis, 5 November 2020 | 05:15 WIB
perkembangan-siswa-api-kian-membaik-kapolresta-bantu-probiotik
perkembangan-siswa-api-kian-membaik-kapolresta-bantu-probiotik

JawaPos.com – Kapolresta Banyuwangi mengirimkan bantuan lima liter minuman probiotik dan 100 botol madu kepada Akademi Pilot Indonesia (API) Banyuwangi yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin datang ke sekolah API Blimbingsari Banyuwangi pada Senin malam (2/11). Kedatangan Kapolresta diterima langsung oleh Direktur API Banyuwangi Genny Luhung Prasojo.

Pengiriman bantuan tersebut tak lain untuk membantu memulihkan 39 orang siswa dan karyawan API yang positif terpapar Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG). ”Selain sudah melakukan isolasi mandiri, kita bantu support dengan minuman probiotik dan madu untuk mempercepat pemulihan kondisi saat karantina,” ungkap Kombespol Arman.

Menurut Arman, minuman probiotik dan madu sudah terbukti dapat mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Khusus minuman probiotik juga diberikan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan imun tubuh. ”Polri terus berupaya membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 khususnya di Banyuwangi,” jelasnya.

Minuman probiotik tersebut merupakan produk herbal karya anak bangsa yang bisa menjadi suplemen tambahan. Dengan minuman probiotik dan madu tersebut, diharapkan pada siswa API dan para pegawai yang dinyatakan positif terpapar virus korona bisa sembuh total dan bisa kembali melaksanakan aktivitas seperti sedia kala.

”Selain menjaga kesehatan, pola hidup bersih sehat, kita sarankan juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan herbal seperti minum jahe, serai, kunyit, kencur, madu, dan sari jeruk lemon,” pesannya.

Sebelumnya sebanyak 39 siswa dan pegawai akademi pilot Indonesia Banyuwangi dinyatakan terpapar Covid-19. Sejak itu sekolah itu ditutup. Sementara siswa yang negatif dipulangkan ke rumah masing-masing.

Mereka yang dinyatakan positif terpapar virus korona menjalani proses karantina di hanggar sekolah pilot dengan pengawasan ketat dari Satgas Covid-19 Banyuwangi. Mereka melakukan karantina selama delapan hari mulai tanggal (27/10) hingga kemarin (3/11).

Seluruh aktivitas belajar mengajar di Akademi Penerbangan Indonesia dihentikan untuk sementara waktu. Selama menjalani isolasi mandiri para siswa turut didampingi Satgas Covid-19 Banyuwangi, termasuk penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area sekolah pilot.

Editor : Ali Sodiqin
#bantuan sosial #covid-19 #polresta banyuwangi