Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pelanggar Protokol Kesehatan di Jalan Raya Masih Ditemukan

Ali Sodiqin • Selasa, 3 November 2020 | 22:59 WIB
pelanggar-protokol-kesehatan-di-jalan-raya-masih-ditemukan
pelanggar-protokol-kesehatan-di-jalan-raya-masih-ditemukan

JawaPos.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi masih menemukan pelanggar protokol kesehatan (prokes) di jalan raya meski jumlahnya tak terlalu tinggi. Para pelanggar prokes langsung diberikan pembinaan dan dibagikan masker dan hadiah.

Selama berlangsungnya Operasi Zebra Semeru 2020 yang sudah berjalan sepekan ini, Satlantas Polresta Banyuwangi mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Meski tak melanggar lalu lintas, namun bila tak menerapkan protokol kesehatan, maka pengendara tetap dihentikan.

Anggota Satlantas membagikan brosur tentang pentingnya berkendara dan mematuhi rambu lalu lintas serta mematuhi prokes. Sesekali, petugas juga membagikan hadiah berupa masker kepada pelanggar prokes. Bahkan, petugas juga membagikan nasi kotak, kacang hijau, dan telur sebagai hadiah.

”Karena Operasi Zebra Semeru 2020 masih dalam masa pandemi virus korona, maka persentase penegakan hukum sangat kecil, kurang lebih hanya sekitar 20 persen saja,” ungkap Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Kadek Ary Mahardika melalui Kanitlaka Iptu Ardhi Bita Kumala.

Menurut Ardhi, upaya preemtif dan preventif dilakukan untuk menyadarkan masyarakat soal pentingnya tertib berlalu lintas. Sementara itu, penegakan hukum hanya diterapkan kepada pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. ”Misalnya pelanggaran melawan arus yang membahayakan diri sendiri dan orang lain akan kita tindak,” jelasnya.

Selama pelaksanaan operasi zebra, petugas yang melaksanakan operasi juga dibatasi jumlahnya di setiap titik agar tidak menimbulkan kerumunan. Petugas yang melaksanakan tugas juga wajib memberikan contoh pemakaian masker yang baik dan benar. ”Sebelum menertibkan masyarakat, anggota lebih dulu kita tertibkan,” tegasnya.

Dengan pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2020, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Covid- 19 dan meminimalkan pelanggar lalu lintas dan prokes. ”Kami berharap warga khususnya pengguna jalan semakin tertib berlalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Ardhi.

Operasi Zebra Semeru 2020 digelar selama 14 hari, mulai Senin, 26 Oktober hingga Minggu, 8 November mendatang. Polisi menargetkan pelanggar lalu lintas di jalanan dan sekitarnya dengan tetap mengedepankan kepatuhan dan kedisiplinan prokes.

Editor : Ali Sodiqin
#covid-19 #polresta banyuwangi #prokes