Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Naik 710 Kursi, Tiket KA Gratis Ludes

Rahman Bayu Saksono • Sabtu, 2 Juni 2018 | 17:45 WIB
naik-710-kursi-tiket-ka-gratis-ludes
naik-710-kursi-tiket-ka-gratis-ludes


BANYUWANGI – Pemprov Jawa Timur bersama PT KAI Wilayah Daop IX tahun ini kembali menyiapkan tiket gratis bagi pemudik lebaran yang ingin menggunakan jasa transportasi kereta api. Namun sebulan dibuka, 3.710 tiket yang disediakan ternyata sudah ludes dipesan.



Humas PT KAI Daop IX Jember, Luqman Hakim mengatakan, tiket tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang akan mudik pada Lebaran tahun ini. Ada 3.710 tiket yang terbagi atas 2.120 tiket KA Probowangi dan 1.590 tiket KA Tawangalun.



KA Probowangi memiliki rute dari Banyuwangi menuju pemberhentian akhir Stasiun Surabaya Gubeng. Sedangkan KA Tawangalun memiliki relasi keberangkatan Banyuwangi menuju Malang.



”Tiketnya diperuntukkan untuk perjalanan tanggal 17 sampai 20 Juni yang KA Probowangi dan tanggal 17-19 Juni untuk KA Tawangalun. Pemesanan sudah bisa dilakukan sejak 18 April lalu, sekarang sudah habis terjual semua,” tegas Luqman.



Dibandingkan tahun lalu ada peningkatan sekitar 710 tiket yang disediakan untuk mudik dan balik gratis. Tahun lalu PT KAI hanya menyediakan sekitar 3.000 tiket.



Meski ditambah, seluruh tiket yang disediakan tetap habis. Hal ini menunjukkan jika minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api masih cukup tinggi. Untuk yang reguler tiket kereta sudah habis sampai H+3 untuk wilayah Daop IX. ”Kita sudah berupaya melakukan penambahan. Salah satunya nanti untuk Mutiara Timur akan kita tambah satu gerbong ekonomi di setiap pemberangkatan. Penambahan ini berlaku pada 5-25 Juni mendatang, dengan kapasitas 165 kursi di setiap gerbongnya,” imbuh Luqman.



Sementara itu, terkait dengan KA Mutiara Timur yang pada awal tahun lalu sempat menangani rute perjalanan dari Banyuwangi menuju Stasiun Lempuyangan, Jogja hingga kini masih belum ada kejelasan lagi. Padahal menurutnya, animo masyarakat untuk KA tersebut cukup tinggi. ”Kita lihat penumpangnya terus ramai, hanya kita tidak tahu bagaimana pertimbangan dari pusat untuk KA ini,” kata Lukman.

Editor : Rahman Bayu Saksono