KALIPURO – Sungguh malang nasib pelajar SMP asal Malang ini. Pelajar berusia 15 tahun ini diduga menceburkan diri ke laut saat kapal yang ditumpangi melintas di perairan Selat Bali pukul 23.40, Jumat malam Sabtu (27/4).
Pelajar nahas tersebut bernama Firdan yang tercatat sebagai pelajar SMP 16 Malang. Korban terjatuh dari kapal penyeberangan Kapal Motor Penumpang (KMP) Karya Maritim 3 yang ditumpangi bersama rombongan bus study tour yang berangkat Jumat lalu (27/4).
Hingga tadi malam keberadaan Firdan belum ditemukan. Begitu kecebur laur, tubuhnya langsung hilang ditelan derasnya ombak Selat Bali. Upaya pencarian sudah dilakukan petugas gabungan, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil karena terkendala arus laut yang sangat kencang.
Petaka yang menimpa Firdan bermula saat dia bersama rombongan study tour dari SMP 16 Malang hendak menuju Bali. KMP Maritim 3 berangkat dari Dermaga MB II Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pukul 23.40.
Kasatpolairud AKP Subandi membenarkan adanya pelajar yang kecebur laut. Diceritakan, setelah kapal berlabuh dari Pelabuhan Ketapang dan berlayar selama 20 menit, korban diketahui berada di relling kapal. Saat kapal berada kurang lebih 400 meter dari Pelabuhan Gilimanuk, Firdan diketahui jatuh dari kapal yang ditumpanginya.
Nakhoda kapal pun sempat berhenti untuk melakukan pencarian dan melaporkan kejadian itu ke petugas berwenang. "Pada malam kemarin (27/4) kami mendapatkan laporan ada korban jatuh dari kapal. Dengan segera kami langsung melakukan koordinasi dengan TNI AL dan Basarnas guna melakukan pencarian korban di Selat Bali," jelas Subandi.
Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas gabungan mulai melakukan pencarian di lokasi korban terjatuh. Namun upaya ini belum membuahkan hasil. Meski demikian, lanjut Subandi, pihaknya bersama Basarnas dan TNI AL terus melakukan upaya pencarian hingga sore kemarin.
Setelah beristirahat tim gabungan akan melanjutkan upaya pencarian kembali pukul 15.00. "Pihaknya akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk melakukan pencarian korban. Hari ini korban belum ditemukan, proses pencarian kami lanjutkan besok," ungkapnya.
Fokus pencarian akan dilakukan di sekitar lokasi kejadian dan seputaran Selat Bali. Dia juga sudah melakukan komunikasi dengan Satpolairud pelabuhan Gilimanuk dan Basarnas Gilimanuk untuk bersama-sama melakukan pencarian. “Kami sudah berkomunikasi dan akan melakukan upaya pencarian hingga ke sekitar wilayah Gilimanuk,” kata mantan Kasubag Humas Polres Banyuwangi itu.
Diperoleh informasi, diduga korban sengaja menceburkan diri ke laut saat kapal berada di tengah Selat Bali. Dari keterangan teman-temannya , korban sempat menulis di WhatsApp ”last day, thanks for everything goodbye word. "Saat korban berada di relling kapal sempat diperingati oleh temannya. Korban sempat menengok lalu menceburkan diri. Korban sempat berenang. Karena tidak ada pencahayaan akhirnya korban hilang di tengah lautan," tandas Subandi.