BANYUWANGI- Puncak peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-35 di lingkup Korwil 2 Jatim Kementerian LHK ditandai dengan apel bersama dengan diikuti 250 peserta dari Balai TN Baluran 100 orang, Balai TN Meru Betiri 31 orang, Balai TN Alas Purwo 40 orang, BBKSDA Bidang 3 Jember 12 orang, dan Perhutani Banyuwangi Raya (Utara, Barat, dan Selatan) 30 orang.
Hadir juga Korwil 2 Jatim Nuryadi SHut MP, Kepala Balai TN Baluran Ir Bambang Sukendro MM. Usai apel bersama, sejumlah agenda juga digelar sangat meriah.
Korwil 2 Jatim Nuryadi SHut MP mengatakan, kegiatan tahunan ini dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 15-16 Maret 2018. Kegiatan ini mengambil tema ”Melalui Bakti Rimbawan, kita tingkatkan pengelolaan lingkungan hidup untuk kesejahteraan rakyat.”
Kepala Balai TN Baluran Ir Bambang Sukendro yang menjadi inspektur apel membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya. Dalam sambutannya, dikatakan saat ini pemerintah sedang serius mengembalikan fungsi alam hutan sebagaimana mestinya. Rusaknya ekosistem hutan atau berkurangnya pepohonan akan mengubah siklus yang terjadi dan berdampak kepada menurunnya ketersediaan air baik di permukaan maupun di dalam tanah.
Begitu halnya juga dengan wisata alam, fenomena dan keindahan alam yang merupakan hasil proses alam akan hilang jika ekosistem terganggu. ”Karena itu, mari bersama-sama pemerintah dan masyarakat, kita kembalikan fungsi alam hutan dengan menata dan mengelola dengan baik,” ujar Bambang saat membacakan Menteri LHK kemarin.
Bambang mengajak, agar semua pihak bersama-sama memulihkan sungai-sungai dari pencemaran yang sudah cukup berat. Caranya, kata dia, dengan satu-napaskan antara perlindungan dan pengelolaan serta jangan dikotomikan investasi dan lingkungan. (bay)
Editor : AF Ichsan Rasyid