Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lagi, Drum Pertigaan Hotel Warata Kena Tabrak

Rahman Bayu Saksono • Kamis, 22 Februari 2018 | 19:00 WIB
lagi-drum-pertigaan-hotel-warata-kena-tabrak
lagi-drum-pertigaan-hotel-warata-kena-tabrak


GLAGAH – Pemisah jalan yang berada di pertigaan Jalan Hos Cokroaminoto muka Hotel Warata, Kecamatan Glagah, sepertinya harus kembali diperbaiki. Kemarin (21/2) pagi, penanda berupa tong berwarna hijau yang berada di tengah pertigaan barat kantor Dinas PU Binamarga itu kembali hancur setelah ditabrak bus pa­riwisata yang memuat rombo­ngan Famtrip Osing Travel Mart.



Sopir bus pariwisata tersebut, Rozak, 38, mengatakan dirinya baru saja pulang dari Kawah Ijen membawa rombongan gabungan pengusaha travel. Ketika melewati pertigaan itu, Rozak melihat ada kendaraan berupa pikap yang sedang melaju kencang dari arah timur. Dia pun kemudian memilih memelankan kendaraan dan menghindari pikap tersebut.



Tetapi begitu hendak berbelok, Rozak mengatakan, tiba-tiba muncul kendaraan roda dua yang melaju dengan kecepatan tinggi. Karena terkejut dan berusaha menghindari kendaraan itu, Rozak kemudian membanting setir sehingga menabrak bagian sisi kanan bus. ”Saya baru dua kali ini melewati jalan ini. Memang kalau saya lihat cukup sempit, padahal saya sudah berusaha berhati-hati tapi ada sepeda motor, daripada saya tabrak jadi saya banting setir dan kena tong,” ujar pria asal Pamekasan, Madura itu.



Untungnya dalam kejadian itu, tidak ada satu pun korban jiwa. Sebanyak 36 penumpang bus bernopol K 1433 CW itu pun lang­sung dipindahkan ke rombongan bus lainnya setelah bus bisa mene­pi ke pinggir jalan. ”Rombongan kita ada tiga bus. Saya ini membawa bus kedua, tapi memang tadi kebetulan saya yang paling depan. Karena penumpang ada acara lanjutan di Hotel Ketapang Indah. Mereka akhirnya kita pindah ke bus lain,” ujarnya. (fre/als/c1)


Editor : Rahman Bayu Saksono
#kecelakaan #bus pariwisata #glagah