JawaPos.com – Selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2569, Polres Banyuwangi memperketat pengamanan di Pelabuhan PT ASDP Ketapang-Gilimanuk. Langkah itu diambil guna memastikan keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jasa penyeberangan.
Selain itu, masa libur Imlek menjadi sangat panjang karena menyambung dengan libur akhir pekan. Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman mengatakan, pihaknya menambah personel kepolisian yang bertugas di area penyeberangan Ketapang dibanding hari biasa. Selain mengerahkan personel dari Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi (KPT), pihaknya juga menurunkan aparat Satuan Sabhara Polres Banyuwangi. ”Tapi jumlah personel yang diturunkan ini tidak sebanyak saat pengamanan arus mudik Lebaran dan Nataru. Dari jumlah personel yang sudah ada, hanya akan ditambah jumlahnya,” ujarnya.
Donny menambahkan, dalam pengamanan tersebut, masing-masing personel kepolisian memeriksa kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk setiap kendaraan bermotor, baik roda empat maupun roda dua. Selain itu, juga diperiksa seluruh barang bawaan penumpang kapal baik yang ada di dalam mobil maupun bus. ”Surat Izin Mengemudi (SIM) dan KTP juga tidak luput dari pemeriksaan kepolisian,” ucap Kapolres Banyuwangi.
Sementara itu, Kapolsek KPT AKP Sudarmaji menjelaskan, pengamanan di area Pelabuhan PT ASDP Ketapang ditugaskan 15 personel kepolisian dalam sekali shift. Untuk personel tambahan dari Polres Banyuwangi, ada 10 personel yang diperbantukan selama masa liburan long weekend ini,” jelas Sudarmaji.
Untuk pengamanan hari raya Imlek di Pelabuhan Ketapang tidak perlu bantuan pengamanan dari Polda Jawa Timur, karena dinilai pengamanan libur panjang bersamaan libur Imlek tersebut diprediksi tidak seramai saat liburan hari besar lainnya. ”Yang kami lakukan selain pemeriksaan rutin harian juga, lebih memperketat barang bawaan penumpang kapal. Terlebih saat ini sedang marak teror bom dan juga penyelundupan narkoba,” tandas Sudarmaji.