Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kondisi Burung Merak Hijau Mulai Membaik

Ali Sodiqin • Senin, 8 Januari 2018 | 20:35 WIB
kondisi-burung-merak-hijau-mulai-membaik
kondisi-burung-merak-hijau-mulai-membaik

KALIPURO –  Kondisi burung merak hijau (Pavo muticus) berjenis kelamin jantan yang diserahkan warga Jumat lalu (5/1), semakin membaik saat menjalani rehabilitasi di Mirah Fantasia, Sabtu (6/1). Gerakan serta aktivitas dan nafsu burung langka dilindungi itu cenderung membaik.

Manager Mirah Fantasia Gede Budiasa mengatakan, burung merak tersebut sejak awal tidak mengalami stres. Akibatnya, satwa eksotis itu menjadi malas beraktivitas. Diduga, merak tersebut dipelihara oleh manusia sejak kecil. Hasil pengamatan sementara, tidak ditemukan sifat liar pada burung merak yang diserahkan warga Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Banyuwangi itu. ”Merak hijau itu sangat jinak. Saat ini kami masih lakukan pantauan agar burung merak tersebut dapat cepat beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Kami beri makanan biji-bijian, serta pakan yang biasa kami berikan kepada merak yang ada di Mirah Fantasia,” jelas Gede.

Sementara itu, luka di kedua kaki yang diderita merak tersebut diduga akibat terkena jalu burung itu sendiri. Kemungkinan kaki itu terluka saat ditangkap warga di kebun sengon. ”Kami sudah beri antiseptik pada kaki merak tersebut. Tidak ada luka serius lainnya. Saat ini merak sehat dan tidak mengalami stres,” kata Gede.

Sementara itu, Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) XIV BKSDA Banyuwangi Vivi Primayanti mengatakan, merak itu direhabilitasi sementara di Mirah Fantasia. Hingga keadaannya membaik, BBKSDA Jatim berencana akan melepasliarkan merak tersebut ke kawasan hutan konservasi sesuai habitatnya. Merak, kata Vivi, merupakan hewan yang dilindungi dan hampir punah. Karena itu, satwa tersebut tidak diperbolehkan dipelihara tanpa surat resmi. ”Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak memelihara hewan dilindungi di rumah. Karena akan mengurangi jumlah hewan langka di alam bebas dan semakin membuat punah,” tandas Vivi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi berhasil mengamankan burung merak hijau jantan dari tangan warga (5/1). Merak berusia remaja itu ditemukan oleh warga di kebun sengon di Kelurahan Tamanbaru.

Awalnya, Kukuh Santoso, 35, warga Jalan Pajajaran, RT 01, RW01, Kelurahan Tamanbaru melihat merak tersebut berkeliaran di kebun sengon di seberang rumahnya pukul 08.00. Kukuh kemudian memanggil warga lainnya untuk menangkap merak tersebut. Setelah ditangkap, Kukuh berinisiatif menyerahkan burung dilindungi itu ke BKSDA Banyuwangi.

Editor : Ali Sodiqin