Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tinggi Ombak Selat Bali 2 Meter, Sehari Dua Kali Pelabuhan Tutup

Ali Sodiqin • Jumat, 24 November 2017 | 01:30 WIB
tinggi-ombak-selat-bali-2-meter-sehari-dua-kali-pelabuhan-tutup
tinggi-ombak-selat-bali-2-meter-sehari-dua-kali-pelabuhan-tutup

KALIPURO – Cuaca buruk kembali berdampak terhadap aktivitas penyeberangan di pelabuhan Ketapang. Gara-gara hujan deras, rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk diberlakukan buka tutup selama dua kali.

Penutupan pertama antara pukul 12.15 hingga pukul 13.15. Kabut tebal akibat hujan menghalangi jarak pandang nakhoda kapal. Sehingga kapal tidak berani beroperasi karena kalau memaksakan diri risikonya bisa fatal.   

”Penutupan pertama karena kabut. Jarak pandang hanya 1 kilometer. Penutupan pertama kali dari Gilimanuk, untuk ombak dan angin stabil hanya jarak pandang saja,” ujar Kepala UPP kelas III Ketapang Eka Cakrawala melalui petugas Kesyahbandaraan Widodo, kemarin.

Akibat penutupan itu, sempat terjadi penumpukan kendaraan di kantong parkir LCM.  Berhubung armada KMP mencukupi, maka kemacetan tidak sampai mengular ke jalan raya. ”Armada KMP sebanyak 32 kapal beroperasi semua sehingga tak sampai ada kemacetan,” kata Widodo.

Situasi normal di penyeberangan ternyata tak berlangsung lama. Akibat hujan disertai angin kencang, lagi-lagi pihak UPP Ketapang memutuskan untuk menutup penyeberangan lagi. Penutupan dimulai 16.45 dan berakhir pukul 18.05.

Widodo mengungkapkan, penutupan kedua akibat ombak. Tinggi ombak selat Bali sore itu mencapai 2 meter, sedangkan kecepatan angin 15 knot. ”Hingga sekarang lalu lintas kendaraan lancar dan hanya mengalami kemacetan sepanjang pintu masuk LCM saja. Itu pun hanya kendaraan muatan berat,” tandas Widodo.

Editor : Ali Sodiqin