RADAR BANYUWANGI – Suasana liburan di Pantai Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, mendadak geger pada Senin (5/10). Seorang perempuan tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan jiwa membuat resah pengunjung setelah berlari ke arah bibir pantai dan melepaskan pakaian yang dikenakannya. Petugas Satpol PP kemudian turun tangan dan membawanya ke shelter Dinsos PPKB Banyuwangi untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut terjadi ketika aktivitas wisata di Pantai Pulau Merah sedang berlangsung. Perempuan itu tiba-tiba berlari menuju kawasan bibir pantai sembari melepaskan pakaian.
Pengunjung dan warga setempat sempat berusaha menenangkan perempuan tersebut. Mereka juga membujuknya agar kembali mengenakan pakaian. Namun, upaya itu tidak langsung membuahkan hasil.
Perempuan tersebut disebut sulit diajak berkomunikasi dua arah. Ia justru terus berbicara tanpa arah sehingga warga dan pengelola wisata memilih melaporkan kejadian tersebut kepada jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Pesanggaran.
Petugas Datang dengan Pendekatan Persuasif
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Pesanggaran Suryono mengatakan pihaknya menerima laporan dari pengelola wisata mengenai keberadaan perempuan tersebut.
“Kami mendapat laporan dari pihak pengelola. Kami langsung menuju lokasi untuk merespons laporan tersebut,” ujarnya.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan berupaya menenangkan perempuan tersebut. Pendekatan dilakukan secara persuasif agar situasi di kawasan wisata kembali kondusif tanpa menimbulkan kepanikan lebih lanjut.
Personel Satpol PP juga membawakan pakaian yang layak untuk perempuan tersebut.
“Setelah berhasil dibujuk, kami bawa ke kantor,” tandasnya.
Setelah situasi terkendali, petugas mencoba menggali informasi mengenai identitas dan tempat tinggal perempuan tersebut. Namun, upaya itu menemui kendala karena perempuan tersebut tidak membawa kartu identitas maupun dokumen lain.
Tak Bawa Identitas, Tak Bisa Diajak Komunikasi Dua Arah
Suryono mengatakan petugas sempat berencana mengantar perempuan tersebut ke kediamannya. Namun, rencana itu tidak dapat dilakukan karena tidak ditemukan identitas yang bisa menjadi petunjuk mengenai alamat maupun keluarganya.
“Awalnya kami ingin mengantar ke kediamannya, tapi ternyata tidak bawa identitas dan tidak bisa diajak komunikasi dua arah,” ucapnya.
Karena itu, setelah perempuan tersebut berhasil ditenangkan dan kondisinya dipastikan aman, petugas mengambil langkah berikutnya dengan membawanya ke tempat penanganan yang sesuai.
Perempuan tersebut kemudian diantar ke shelter Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi.
“Hari ini (kemarin) sudah kami antar ke shelter Dinsos PPKB agar mendapat penanganan yang layak,” pungkas Suryono.
Langkah tersebut sekaligus membuat situasi di kawasan Pantai Pulau Merah kembali kondusif. Di tengah ramainya aktivitas wisata, penanganan cepat dengan pendekatan persuasif menjadi pilihan agar perempuan tersebut mendapatkan perlindungan dan penanganan lebih lanjut, sementara kenyamanan pengunjung tetap terjaga. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin