4 Kecamatan Banyuwangi Bakal Hujan Lebih Dulu, Ini Wilayahnya

M Ksatria Raya • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:00 WIB
MEMOHON TURUN HUJAN: Ratusan siswa MA dan SMP IT Al Uswah Banyuwangi menggelar salat istisqa beberapa hari lalu (22/9). (MR Warang Agung for Radar Banyuwangi)
MEMOHON TURUN HUJAN: Ratusan siswa MA dan SMP IT Al Uswah Banyuwangi menggelar salat istisqa beberapa hari lalu (22/9). (MR Warang Agung for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Warga Banyuwangi masih harus menghadapi cuaca kering dalam beberapa pekan ke depan sebelum musim hujan mulai datang bertahap. BMKG Banyuwangi memprediksi musim hujan mulai memasuki sejumlah kecamatan pada dasarian ketiga November, sementara sebagian besar wilayah baru mengalaminya pada Desember. Puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Februari 2027, meski waktunya berbeda antarwilayah.

Prakiraan tersebut menunjukkan pergantian musim di Banyuwangi tidak berlangsung serentak. Empat kecamatan diprediksi menjadi wilayah yang lebih dahulu memasuki musim hujan, sedangkan kecamatan lainnya baru menyusul pada bulan berikutnya.

Prakirawan BMKG Banyuwangi Anjar Triyono mengatakan, mayoritas kecamatan di Banyuwangi diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Desember. Namun, empat wilayah diprediksi mengalami perubahan musim lebih cepat.

Berdasarkan peta prediksi BMKG Banyuwangi, awal musim hujan pada dasarian ketiga November diperkirakan terjadi di Kecamatan Genteng, Glenmore, Kalibaru, dan Sempu.

Sementara itu, wilayah Banyuwangi lainnya diprediksi mulai memasuki musim hujan pada Desember.

Perbedaan waktu tersebut menunjukkan bahwa warga di masing-masing wilayah perlu mencermati perkembangan prakiraan cuaca karena transisi musim tidak terjadi pada waktu yang sama di seluruh Banyuwangi.

Puncak Hujan Tak Serentak, Ada yang Januari hingga Maret

Perbedaan antarkecamatan juga terlihat ketika memasuki periode puncak musim hujan. BMKG Banyuwangi memprediksi sebagian besar wilayah mencapai puncak curah hujan pada Februari 2027.

Namun, sejumlah kecamatan diperkirakan mengalami puncak musim hujan lebih awal maupun lebih lambat.

Kalipuro menjadi salah satu wilayah yang diprediksi lebih cepat. Kecamatan tersebut diperkirakan memasuki puncak musim hujan pada Januari 2027.

Sebaliknya, dua kecamatan di wilayah pegunungan, yakni Songgon dan Licin, diprediksi mencapai puncak musim hujan lebih lambat, yaitu pada Maret 2027.

Variasi tersebut menjadi gambaran bahwa pola musim hujan di Banyuwangi tidak seragam. Kondisi geografis dan karakteristik wilayah turut menjadi bagian dari perbedaan pola hujan antarkecamatan.

Dengan prakiraan tersebut, Februari 2027 menjadi periode yang perlu mendapat perhatian karena sebagian besar wilayah Banyuwangi diprediksi mengalami intensitas hujan tertinggi pada bulan tersebut.

Sejumlah Wilayah Diprediksi Dapat Hujan di Atas Normal

Selain memprediksi kapan musim hujan dimulai dan mencapai puncaknya, BMKG Banyuwangi juga memetakan sifat hujan pada musim hujan mendatang.

Anjar mengatakan, terdapat wilayah yang diprediksi memiliki curah hujan dalam kategori normal. Namun, sejumlah kecamatan lainnya berpotensi mengalami sifat hujan di atas normal.

“Sifat hujan pada musim hujan mendatang diprediksi ada yang di atas normal,” ungkapnya.

Berdasarkan peta BMKG Banyuwangi, tujuh kecamatan diprediksi memiliki sifat hujan normal, yakni Genteng, Glenmore, Kalibaru, Kalipuro, Licin, Sempu, dan Songgon.

Sementara kecamatan lainnya diprediksi mengalami sifat hujan di atas normal.

Perbedaan karakter hujan tersebut menjadi informasi penting bagi masyarakat, terutama petani dan pelaku kegiatan yang bergantung pada kondisi cuaca. Masa peralihan dari kemarau menuju hujan juga perlu diantisipasi karena kondisi cuaca dapat berubah secara bertahap.

Banyuwangi Bersiap Menghadapi Pergantian Musim

Jika prediksi BMKG tersebut terealisasi, sebagian Banyuwangi akan mulai merasakan perubahan musim pada November, sebelum mayoritas wilayah memasuki musim hujan pada Desember.

Setelah itu, periode hujan diperkirakan meningkat menuju puncaknya pada awal 2027. Kalipuro diprediksi mencapai puncak pada Januari, mayoritas kecamatan pada Februari, sedangkan Songgon dan Licin pada Maret.

Peta tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa musim hujan di Banyuwangi memiliki karakter yang beragam. Karena itu, informasi prakiraan cuaca dan pembaruan peringatan dini tetap penting diperhatikan seiring mendekatnya masa peralihan musim. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
cuaca Banyuwangi Musim hujan Banyuwangi Prakiraan hujan Musim hujan 2027 BMKG Banyuwangi