Ditinggal Ayah dalam Musibah KM Virgo 8, Biaya Ujian Firman Ditanggung Kades Gentengkulon

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 06:00 WIB
Supandi dan Firman Eka Putra. Pemdes Genteng Kulon Bantu Biaya Ujian Putra Korban KM Virgo. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
Supandi dan Firman Eka Putra. Pemdes Genteng Kulon Bantu Biaya Ujian Putra Korban KM Virgo. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo tak hanya menyisakan duka bagi keluarga Soni, warga Dusun Kopen, Desa Gentengkulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Di tengah kehilangan sosok yang menjadi tulang punggung keluarga, anak Soni, Firman Eka Putra, 16, sempat dihadapkan pada persoalan biaya ujian sekolah. Pemerintah Desa Gentengkulon pun turun tangan. Kepala Desa Gentengkulon Supandi memastikan biaya ujian Firman ditanggung menggunakan dana pribadinya agar pendidikan remaja tersebut tidak terhenti.

Kabar itu disampaikan Supandi saat menyambangi rumah keluarga Soni di Dusun Kopen. Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap keluarga korban yang kini harus menghadapi kondisi sulit setelah musibah kapal tenggelam di perairan Masalembo.

Bukan sekadar menyampaikan belasungkawa, Supandi juga mendengarkan langsung kondisi keluarga yang ditinggalkan Soni. Dari pertemuan itu, muncul persoalan yang mendesak: Firman yang masih berusia 16 tahun membutuhkan biaya untuk mengikuti ujian sekolah.

Kondisi tersebut membuat Firman sempat kebingungan. Kehilangan sosok yang selama ini menjadi penopang kebutuhan keluarga membuat persoalan biaya pendidikan terasa semakin berat.

Mendengar keluhan tersebut, Supandi langsung mengambil sikap. Dia menyatakan siap menanggung biaya ujian Firman secara pribadi.

"Soal biaya ujian Firman, saya pribadi yang akan menanggungnya. Dalam situasi sulit seperti ini, anak tidak boleh mengorbankan sekolahnya. Saya pastikan Firman bisa fokus ujian tanpa perlu memikirkan biaya," tegas Supandi.

Bagi pemerintah desa, keberlangsungan pendidikan Firman menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian setelah keluarganya kehilangan pencari nafkah akibat musibah KM Virgo Transport 8.

Namun, dukungan terhadap keluarga Soni tidak berhenti pada bantuan pribadi dari kepala desa. Pemdes Gentengkulon juga mengambil langkah secara kelembagaan dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial Banyuwangi.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengupayakan pendampingan sekaligus bantuan sosial bagi keluarga korban. Pemerintah desa berharap keluarga Soni mendapatkan bantuan yang dapat meringankan beban mereka dalam jangka lebih panjang.

"Kami sudah berkoordinasi langsung dengan Dinsos agar keluarga korban segera mendapatkan pendampingan serta bantuan sosial yang menjadi hak mereka. Desa akan terus mengawal proses ini sampai semua bantuan terealisasi," pungkas Supandi.

Di tengah kabar duka akibat tenggelamnya KM Virgo Transport 8, perhatian terhadap Firman menjadi secercah harapan. Kehilangan ayah tidak menghapus haknya untuk terus belajar dan menatap masa depan. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
KM Virgo Transport tenggelam Masalembo Firman Eka Putra Gentengkulon Banyuwangi biaya ujian sekolah