Ban Mobil Bocor di Tengah Sawah, Pasutri di Tegaldlimo Ini Dapat Bantuan Tak Terduga

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 21:01 WIB
Kapolsek Tegaldlimo AKP Sadimun bersama anggotanya membantu warga mengganti ban mobil yang bocor saat melintas di Jalan Raya Desa Tegaldlimo pada Sabtu malam (19/9). (Sadimun for Radar Banyuwangi)
Kapolsek Tegaldlimo AKP Sadimun bersama anggotanya membantu warga mengganti ban mobil yang bocor saat melintas di Jalan Raya Desa Tegaldlimo pada Sabtu malam (19/9). (Sadimun for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Patroli malam Polsek Tegaldlimo, Banyuwangi, tak sekadar memastikan jalanan tetap aman. Pada Sabtu (19/9) malam, personel kepolisian justru berhenti dan turun tangan membantu pasangan suami istri (pasutri) yang terjebak di jalan setelah ban mobil mereka bocor.

Aksi humanis itu terjadi di Jalan Raya Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, sekitar pukul 22.00. Mobil yang ditumpangi pasutri asal Desa Kedungwungu tersebut berhenti di kawasan persawahan karena mengalami kebocoran ban.

Situasi itu ditemukan saat jajaran Polsek Tegaldlimo melaksanakan patroli rutin untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Patroli dipimpin langsung Kapolsek Tegaldlimo AKP Sadimun. Ketika melintas di ruas jalan tersebut, petugas melihat sebuah mobil berhenti di tepi jalan.

Bukannya sekadar melintas, polisi memilih berhenti untuk memastikan kondisi pengemudi dan penumpang.

Setelah dilakukan pengecekan, petugas mengetahui mobil tersebut mengalami ban bocor. Di dalam kendaraan terdapat pasangan suami istri yang sedang dalam perjalanan.

“Kami kemudian langsung berhenti dan turut membantu memperbaiki ban mobil pasutri tersebut,” ujar AKP Sadimun.

Bagi petugas, kondisi tersebut menjadi bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat. Patroli tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas berkeliling untuk memantau situasi keamanan.

Ada kalanya polisi harus turun tangan ketika menemukan warga yang membutuhkan pertolongan.

“Patroli bukan hanya berkeliling untuk memastikan kondisi wilayah aman. Lebih dari itu, jika bertemu warga yang membutuhkan bantuan, maka polisi juga harus turut membantu,” kata Sadimun.

Terlebih, lokasi mobil berhenti berada di kawasan persawahan. Waktu kejadian yang sudah lewat pukul 22.00 membuat bantuan tersebut menjadi penting bagi pasutri yang mengalami kendala dalam perjalanan.

Peristiwa sederhana itu sekaligus memperlihatkan sisi lain patroli kepolisian. Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah, personel di lapangan juga dituntut peka terhadap kondisi warga.

Bagi pasutri tersebut, ban bocor mungkin hanya persoalan teknis. Namun, ketika terjadi pada malam hari dan di ruas jalan kawasan persawahan, persoalan itu bisa berubah menjadi situasi yang cukup merepotkan.

Kehadiran polisi akhirnya menjadi pertolongan yang datang pada waktu yang tepat.

Patroli malam pun berlanjut. Namun, malam itu meninggalkan satu catatan: menjaga keamanan tidak selalu berarti mengejar pelanggaran atau menghadapi gangguan kamtibmas. Terkadang, tugas itu hadir dalam bentuk sederhana—berhenti di pinggir jalan dan membantu warga mengganti ban mobil yang bocor. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Polsek Tegaldlimo polisi humanis ban mobil bocor polresta banyuwangi Patroli Malam