RADAR BANYUWANGI — Seragam boleh berganti, masa dinas boleh berakhir, tetapi ikatan keluarga besar Polri tak berhenti di masa pensiun. Momentum HUT ke-71 Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polri dimanfaatkan Satlantas Polresta Banyuwangi untuk menyambangi sejumlah purnawirawan Polri sekaligus menyerahkan bantuan paket sembako.
Anjangsana tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Satlantas Polri di Banyuwangi. Personel Satlantas mendatangi kediaman sejumlah purnawirawan di wilayah Banyuwangi.
Kedatangan polisi aktif disambut hangat para purnawirawan. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Tidak sekadar menyerahkan bantuan, personel Satlantas juga membuka kembali ruang komunikasi dengan para senior yang pernah mengabdikan diri di institusi kepolisian.
Tak Sekadar Membawa Sembako
Bagi Satlantas Polresta Banyuwangi, paket sembako bukan inti dari kegiatan tersebut. Nilai yang ingin dijaga justru berada pada pertemuan dan silaturahmi antara personel yang masih bertugas dengan mereka yang telah menyelesaikan masa pengabdian.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan mengatakan, anjangsana menjadi bagian penting dalam peringatan HUT Satlantas karena menjadi kesempatan untuk mengenang sekaligus menghargai jasa para purnawirawan.
“Anjangsana ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi dengan para purnawirawan Polri. Bagaimanapun, mereka merupakan bagian dari keluarga besar Polri yang telah memberikan pengabdian,” kata Pepri.
Menurut dia, hubungan kekeluargaan tersebut perlu terus dirawat. Sebab, pengabdian para purnawirawan merupakan bagian dari perjalanan panjang institusi Polri, termasuk dalam bidang pelayanan dan penegakan hukum lalu lintas.
Perhatian di Balik Paket Sembako
Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako untuk membantu kebutuhan sehari-hari para penerima.
Namun, Pepri menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata diukur dari nilai bantuan yang diberikan.
“Tujuan kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Yang tidak kalah penting, silaturahmi dan komunikasi tetap terjaga,” jelasnya.
Pesan tersebut membuat anjangsana memiliki makna lebih luas. Purnawirawan tidak ditempatkan sekadar sebagai penerima bantuan, melainkan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri yang hubungan personalnya perlu dijaga.
HUT Satlantas dengan Sentuhan Sosial
Peringatan HUT ke-71 Satlantas Polri di Banyuwangi pun tidak hanya diisi kegiatan yang berkaitan langsung dengan fungsi lalu lintas.
Kegiatan sosial menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan semangat peringatan hari jadi ke dalam aksi yang menyentuh keluarga besar kepolisian.
Bagi personel aktif, kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian hari ini merupakan kelanjutan dari pengabdian panjang generasi sebelumnya.
Pepri menegaskan, semangat HUT Satlantas dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat. Tidak hanya dalam pelaksanaan tugas lalu lintas, tetapi juga lewat kepedulian sosial dan menjaga hubungan dengan masyarakat serta keluarga besar Polri.
Pada akhirnya, paket sembako mungkin hanya terlihat sebagai barang yang dibawa pulang. Namun, bagi para purnawirawan, kedatangan rekan-rekan yang masih bertugas membawa pesan yang lebih panjang: masa dinas boleh selesai, tetapi silaturahmi dan penghargaan atas pengabdian tetap dijaga. (*)
Editor : Ali Sodiqin