RADAR BANYUWANGI – Seluruh personel yang hendak masuk Markas Komando (Mako) Polresta Banyuwangi mendadak dihentikan dan diperiksa Propam pada Selasa (15/9). Kartu Tanda Anggota (KTA), SIM, hingga STNK dicek satu per satu dalam Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin). Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran.
Operasi dadakan tersebut digelar Seksi Propam (Sipropam) Polresta Banyuwangi di pintu gerbang Mako. Sasaran pemeriksaan mencakup seluruh personel, baik anggota Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pemeriksaan dipimpin langsung Kasi Propam Polresta Banyuwangi Iptu Karyono. Petugas memastikan dokumen perorangan dan kelengkapan kendaraan yang digunakan personel sebelum memasuki markas.
Dokumen yang diperiksa meliputi KTA, Surat Izin Mengemudi (SIM), serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Tertib Dulu Sebelum Tertibkan Warga
Karyono mengatakan, Gaktibplin menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel memenuhi asas legalitas sekaligus tertib administrasi.
Menurut dia, disiplin internal merupakan hal mendasar bagi anggota Polri. Personel dituntut memberikan contoh sebelum menjalankan tugas penegakan hukum di tengah masyarakat.
“Anggota Polri dituntut untuk tertib hukum dan administrasi terlebih dahulu sebelum melakukan penertiban terhadap warga,” tegas Karyono.
Karena itu, pemeriksaan tidak hanya dimaknai sebagai razia kelengkapan dokumen. Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat agar personel konsisten menjaga disiplin dalam menjalankan tugas.
Tak Temukan Pelanggaran
Dalam pemeriksaan mendadak tersebut, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran. Meski demikian, Propam memastikan pengawasan tidak berhenti pada satu operasi.
Pemeriksaan secara acak dan rutin akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan. Personel yang nantinya kedapatan melanggar aturan atau tidak membawa dokumen sah akan dikenai sanksi disiplin sesuai ketentuan internal Polri.
“Kelengkapan dokumen merupakan bentuk disiplin dasar. Jika ada yang melanggar, tentu akan dikenakan sanksi yang berlaku,” imbuh Karyono.
Jaga Integritas dan Marwah Institusi
Operasi Gaktibplin tersebut dilaksanakan berdasarkan petunjuk Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan.
Selain memastikan ketertiban administrasi, kegiatan tersebut diarahkan untuk menjaga integritas dan profesionalisme personel. Disiplin internal dinilai menjadi salah satu fondasi untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Pak Kapolresta ingin para personel disiplin waktu dan kelengkapan. Sama halnya disiplin dalam beribadah, agar menjadi pribadi yang profesional serta menjaga marwah institusi,” pungkas Karyono. (rio/sgt)
Editor : Ali Sodiqin