Kabar Baik Pengguna Jalur Banyuwangi–Jember, Buka-Tutup Jalan Raya Gambiran Berakhir

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 00:00 WIB
LALU-LALANG: Pengguna jalan melintas di atas jembatan jalan raya Desa/Kecamatan Gambiran, Selasa (15/9). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)
LALU-LALANG: Pengguna jalan melintas di atas jembatan jalan raya Desa/Kecamatan Gambiran, Selasa (15/9). (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Pengendara yang biasa melintasi jalur Banyuwangi–Jember kini bisa bernapas lega. Setelah sekitar dua bulan diberlakukan sistem buka-tutup, arus lalu lintas di Jalan Nasional III, Desa/Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, kembali normal menyusul rampungnya perbaikan jembatan pada Minggu (13/9).

Selama masa pengerjaan, sebagian badan jalan digunakan untuk pekerjaan konstruksi. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak bisa melintas secara normal sehingga rekayasa lalu lintas diterapkan demi keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran proyek.

Kepala Desa Gambiran Eko Hadi Riyanto mengatakan pengerjaan jembatan telah selesai sesuai target. Proyek tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung selama dua bulan, mulai Senin (14/7) hingga Senin (14/9).

“Pengerjaan sudah selesai dan jalan sudah tidak dilakukan buka-tutup sejak Minggu,” ujar Eko, Selasa (15/9).

Dengan selesainya pekerjaan, pengguna jalan tidak lagi harus bergantian melewati jalur tersebut. Arus kendaraan pun kembali berjalan normal di salah satu ruas penting yang menghubungkan wilayah Banyuwangi dan Jember.

Dua Bulan Pengendara Harus Bergantian

Perbaikan jembatan di jalan raya Desa/Kecamatan Gambiran dimulai pada Senin (14/7). Sehari sebelumnya, rambu-rambu peringatan pekerjaan telah dipasang di sekitar lokasi proyek.

Pemasangan rambu dilakukan untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan sekaligus mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat mendekati kawasan pekerjaan.

Selama konstruksi berlangsung, sebagian badan jalan tidak dapat digunakan karena menjadi area pengerjaan. Akibatnya, arus kendaraan diterapkan dengan sistem buka-tutup.

Rekayasa tersebut diberlakukan selama proses perbaikan berlangsung. Pengendara dari kedua arah harus bergantian menggunakan badan jalan yang tersedia di sekitar lokasi proyek.

Kondisi itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pengguna jalan, terutama kendaraan yang menjadikan jalur nasional tersebut sebagai akses perjalanan Banyuwangi–Jember.

Keselamatan Jadi Pertimbangan

Kapolsek Gambiran AKP Dwi Mujianto sebelumnya mengatakan sistem buka-tutup diterapkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi pengerjaan jembatan.

“Buka tutup jalan ini akan berlangsung selama dua bulan atau hingga pengerjaan selesai,” ujarnya saat proyek baru dimulai.

Kini, setelah pekerjaan dinyatakan rampung, rekayasa lalu lintas tersebut dihentikan. Kendaraan kembali dapat melintas tanpa harus menunggu giliran.

Berakhirnya proyek perbaikan jembatan sekaligus menandai kembalinya aktivitas lalu lintas di ruas Jalan Nasional III Gambiran seperti sebelum pekerjaan dimulai. Bagi masyarakat dan pengendara yang bergantung pada jalur Banyuwangi–Jember, normalisasi arus ini menjadi kabar baik setelah dua bulan harus beradaptasi dengan sistem buka-tutup. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Banyuwangi Jember Jalan Gambiran Jembatan Gambiran Lalu lintas Gambiran jalan nasional