Aksi Humanis Kapolresta Banyuwangi, Bantu Evakuasi Motor Kecelakaan di Tengah Jalan

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB
BANTU EVAKUASI: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan membantu warga mengevakuasi motor korban kecelakaan di Jalan Raya Winduri, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Selasa (8/9). (Humas Polresta Banyuwangi)
BANTU EVAKUASI: Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan membantu warga mengevakuasi motor korban kecelakaan di Jalan Raya Winduri, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Selasa (8/9). (Humas Polresta Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Tak banyak waktu untuk sekadar melihat ketika kecelakaan terjadi di depan mata. Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan memilih turun langsung dari mobil dinas dan ikut menggotong motor korban kecelakaan di Jalan Raya Winduri, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Rabu (8/9). Aksi spontan itu sekaligus mempercepat penguraian arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat dua motor melintang di badan jalan.

Kecelakaan tersebut melibatkan Yamaha Vixion dan Honda Scoopy. Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dan berhenti melintang di tengah jalan.

Akibatnya, kendaraan dari dua arah sempat tertahan.

Situasi itu terlihat ketika Rofiq melintas di lokasi. Bukannya meneruskan perjalanan, perwira dengan tiga melati di pundak tersebut langsung turun dari kendaraan dinas.

Turun Langsung Angkat Motor

Rofiq kemudian bersama sejumlah warga mengevakuasi kedua motor yang ringsek ke tepi jalan.

Langkah tersebut dilakukan agar badan jalan kembali terbuka sehingga kendaraan dapat melintas. Di saat bersamaan, Rofiq juga memastikan kondisi pengendara yang terlibat kecelakaan.

"Paling penting kita semua harus mengutamakan keselamatan. Patuhi aturan lalu lintas, jangan terburu-buru, dan selalu berhati-hati saat berkendara," ujar Rofiq di lokasi.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kecelakaan lalu lintas tidak hanya menyangkut kerusakan kendaraan. Keselamatan pengendara dan pengguna jalan lain tetap menjadi prioritas utama.

Polisi Pilih Jadi Penengah

Selain membantu evakuasi, Rofiq juga memberikan arahan kepada kedua pihak yang terlibat kecelakaan.

Dia menyarankan agar persoalan akibat kecelakaan tersebut terlebih dahulu diselesaikan secara kekeluargaan. Musyawarah dinilai menjadi jalan terbaik apabila kedua pihak dapat mencapai kesepakatan secara damai.

"Polisi dalam persoalan seperti ini pada prinsipnya menjadi penengah agar permasalahan tidak semakin besar," jelas Rofiq.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak selalu harus berujung pada proses hukum. Dalam persoalan tertentu, penyelesaian melalui komunikasi dan kesepakatan kedua pihak dapat menjadi pilihan selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Jika Buntu, Polisi Siap Membantu

Namun, Rofiq juga membuka ruang bagi masyarakat yang tidak menemukan titik temu.

Apabila kedua pihak gagal mencapai kesepakatan, warga dipersilakan meminta bantuan kepolisian agar perkara dapat ditangani sesuai aturan.

"Kalau memang tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, silakan datang ke Satlantas Polresta Banyuwangi. Nanti kami bantu dan menjadi penengah untuk mencari penyelesaian yang terbaik sesuai aturan," tegasnya.

Bagi masyarakat, pesan itu sekaligus memperjelas fungsi polisi sebagai pengayom dan pelayan publik. Polisi hadir bukan hanya ketika perkara sudah membesar, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan langsung di lapangan.

Humanis di Tengah Jalan

Aksi Rofiq turun dari mobil dinas dan ikut memindahkan motor korban menjadi gambaran pendekatan humanis dalam pelayanan kepolisian.

Di tengah situasi lalu lintas yang sempat tersendat, tindakan sederhana tersebut berdampak langsung: kendaraan dapat kembali bergerak dan potensi kemacetan lebih panjang bisa dicegah.

Lebih dari itu, kehadiran pimpinan kepolisian di lokasi kecelakaan juga menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas.

Sebab, di jalan raya, satu keputusan untuk tidak terburu-buru bisa menentukan keselamatan banyak orang. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Satlantas Banyuwangi polisi humanis Jalan Raya Winduri kecelakaan banyuwangi kapolresta banyuwangi