Kaget Lihat Bus, Truk Muatan Rambak Terguling di Jalan Genteng Banyuwangi

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 02:30 WIB
LAKA TUNGGAL: Truk Isuzu bernomor polisi N 9709 EK terguling di Jalan Raya Jember–Banyuwangi, tepatnya di Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Senin (7/9). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
LAKA TUNGGAL: Truk Isuzu bernomor polisi N 9709 EK terguling di Jalan Raya Jember–Banyuwangi, tepatnya di Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Senin (7/9). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Perjalanan truk Isuzu bermuatan kerupuk rambak menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), terhenti di Jalan Raya Jember–Banyuwangi, Senin (7/9). Truk bernopol N 9709 EK itu terguling di dekat TPU Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, setelah sopir panik saat berpapasan dengan bus di jalan menikung, miring, dan menanjak. Beruntung, sopir dan kernet selamat tanpa luka serius.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 14.10. Truk yang dikemudikan Zaki Zamzami, 25, warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Poncokusumo, Malang, melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang.

Panik Lihat Bus, Truk Oleng

Kapolsek Genteng Kompol Khoirul Anwar menjelaskan, insiden bermula ketika truk tiba di lokasi yang kondisi jalannya menikung sekaligus miring dan menanjak.

Saat bersamaan, sebuah bus melaju dari arah berlawanan. Kemunculan kendaraan besar tersebut diduga membuat Zaki kaget dan berusaha mengubah posisi truk agar tidak terjadi benturan.

“Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) yang jalannya menikung dan miring, dari arah berlawanan meluncur sebuah bus,” ujarnya.

Namun, manuver tersebut justru membuat roda truk keluar ke bahu jalan. Kondisi bahu jalan yang miring membuat kendaraan kehilangan keseimbangan.

“Sopir kaget dan diduga belum menguasai medan karena baru pertama kali melintasi jalur tersebut. Akibatnya kendaraan oleng lalu terguling ke kiri,” tambah Khoirul.

Truk akhirnya rebah di sisi kiri jalan. Muatan kerupuk rambak yang sedianya dikirim ke Lombok ikut terhenti di lokasi kejadian.

Sopir dan Kernet Selamat

Meski kendaraan terguling, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Zaki bersama kernetnya, Moh Farihus Sudur, 25, berhasil selamat.

Keduanya ditemukan dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka serius ketika petugas tiba di lokasi.

“Sedianya truk muatan kerupuk rambak ini hendak dikirim ke Lombok, NTB. Namun perjalanan terhenti di Banyuwangi akibat musibah ini,” jelas Khoirul.

Kondisi tersebut membuat kecelakaan tidak berkembang menjadi insiden dengan korban lebih banyak, mengingat Jalan Raya Jember–Banyuwangi merupakan jalur yang dilalui berbagai kendaraan, termasuk kendaraan besar.

Polisi Atur Lalu Lintas

Petugas Polsek Genteng langsung mendatangi lokasi setelah mendapat informasi kecelakaan. Selain melakukan penanganan terhadap kendaraan, polisi mengatur arus lalu lintas agar proses evakuasi tidak memicu kemacetan panjang.

Petugas juga membantu mengevakuasi truk beserta muatannya dari lokasi kejadian.

“Petugas sudah mendatangi TKP, mencatat saksi-saksi, serta mengevakuasi armada beserta muatannya,” katanya.

Polisi mengingatkan pengguna jalan, terutama pengemudi yang baru pertama kali melintasi jalur tersebut, agar lebih berhati-hati saat menghadapi tikungan, tanjakan, maupun bahu jalan yang memiliki kemiringan.

Kecelakaan itu menjadi pengingat bahwa kondisi medan jalan perlu benar-benar diperhitungkan, terlebih ketika kendaraan berpapasan dengan armada berukuran besar. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
kecelakaan Genteng Jalan Jember Banyuwangi truk rambak Truk Terguling kecelakaan banyuwangi