Bakar Mushaf Al-Qur’an dan Unggah ke Medsos, Pria Depresi di Muncar Banyuwangi Diburu Polisi

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 22:43 WIB
Petugas Polsek Muncar bersama pemerintah setempat mendatangi rumah ODGJ berinisial AR yang diduga telah membakar Al Qur’an, Rabu (2/9). Polsek Muncar for Radar Banyuwangi)
Petugas Polsek Muncar bersama pemerintah setempat mendatangi rumah ODGJ berinisial AR yang diduga telah membakar Al Qur’an, Rabu (2/9). Polsek Muncar for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Video seorang pria yang diduga membakar Al-Qur’an dan mengunggah rekamannya ke media sosial menghebohkan warga Muncar, Banyuwangi. Polisi langsung bergerak melakukan mitigasi untuk mencegah keresahan meluas sekaligus mencari keberadaan pria berinisial AR tersebut.

AR, pria sekitar 40 tahun asal Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, diketahui merekam aksinya menggunakan telepon seluler di depan rumahnya. Video tersebut kemudian diunggah ke akun media sosial pribadinya.

Aksi itu menjadi perhatian setelah rekamannya beredar di jagat maya.

Kapolsek Muncar AKP Kusmin melalui Kanit Reskrim Ipda Sujarwadi Putra membenarkan kejadian tersebut. Polisi bersama pemerintah setempat langsung mendatangi lokasi untuk meredam situasi dan mengantisipasi kemungkinan warga bertindak sendiri.

“Iya, pria itu (AR) mengalami depresi. Saat ini keberadaannya masih dalam pencarian,” ujar Sujarwadi.

Polisi Temukan Uang Disobek dan Digunting

Dugaan AR mengalami gangguan kejiwaan juga diperkuat temuan polisi ketika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Di dalam rumah AR, petugas menemukan sejumlah uang kertas yang telah disobek dan digunting. Uang tersebut kemudian digunakan sebagai hiasan dinding.

Menurut keterangan keluarga, AR disebut mengalami depresi sejak 2019.

“Menurut keluarga, yang bersangkutan mengalami depresi sejak tahun 2019,” jelas Sujarwadi.

Petugas juga mengamankan sisa Al-Qur’an yang telah dibakar. Barang tersebut menjadi bagian dari penanganan dan penyelidikan polisi.

Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk aksi yang direkam dan diunggah ke media sosial tersebut.

Hingga pukul 18.00, penyelidikan masih berlangsung. Keberadaan AR juga belum diketahui.

“Masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Sujarwadi.

Sempat Dikabarkan Berada di Bagorejo

Upaya pencarian terhadap AR juga dilakukan bersama pemerintah kecamatan.

Staf Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Muncar Slamet Hariyadi membenarkan adanya informasi mengenai aksi pembakaran Al-Qur’an yang kemudian diunggah ke media sosial.

Pihak kecamatan bersama kepolisian masih berupaya menemukan keberadaan AR.

Sempat muncul informasi bahwa AR terlihat di wilayah Desa Bagorejo, Kecamatan Srono. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Namun, pria tersebut sudah tidak berada di tempat ketika petugas tiba.

“Tadi (kemarin) sempat ada informasi keberadaannya di daerah Desa Bagorejo, Kecamatan Srono. Namun, saat didatangi sudah tidak ditemukan,” ungkap Slamet.

Polisi kini masih melakukan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut. Langkah tersebut sekaligus untuk memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur serta mencegah kejadian berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

Di sisi lain, polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri terhadap terduga pelaku dan menyerahkan penanganan kepada aparat. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Sumbersewu Muncar Polisi Muncar ODGJ Muncar Al-Qur’an dibakar video viral