RADAR BANYUWANGI – Semangat kemerdekaan tak berhenti pada kibaran Merah Putih. Di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dimanfaatkan untuk mempererat kekompakan sekaligus menguatkan konsolidasi kinerja antarpengawai.
Semangat itu terasa dalam Gebyar Merah Putih yang digelar Senin pagi (31/8) di lingkungan Kantor Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Banyuwangi. Senam aerobik bersama menjadi pembuka, sebelum suasana berubah lebih riuh lewat sejumlah perlombaan yang melibatkan para pegawai.
Dua permainan yang mencuri perhatian adalah estafet air dan sarung terbang. Bukan semata mengejar kemenangan, lomba tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan mencairkan suasana di antara jajaran PU Pengairan Banyuwangi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian door prize. Namun, bagi Dinas PU Pengairan, ada pesan yang lebih besar di balik kemeriahan tersebut: menjaga semangat kebersamaan sebagai modal untuk meningkatkan kinerja pelayanan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi Cahyanto Hendri Wahyudi mengatakan Gebyar Merah Putih digelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan.
“Kegiatan Gebyar Merah Putih ini bertujuan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Harapannya teman-teman bisa mengenang para pahlawan yang sudah berjuang,” ujar Cahyanto.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga memiliki fungsi penting dalam memperkuat silaturahmi internal. Sebab, struktur kerja PU Pengairan Banyuwangi tersebar dalam 11 induk organisasi PU Pengairan dan 11 Korsda yang menjalankan tugas di berbagai wilayah.
Karena itu, pertemuan dalam suasana yang lebih santai dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi sekaligus melakukan konsolidasi demi mencapai target kinerja.
“Kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi. Ada 11 induk organisasi PU Pengairan dan 11 Korsda. Acara ini juga menjadi sarana konsolidasi untuk capaian kinerja,” katanya.
Cahyanto menegaskan, makna kemerdekaan bagi jajaran PU Pengairan Banyuwangi tidak hanya diwujudkan melalui perayaan. Lebih jauh, kemerdekaan dimaknai sebagai ruang untuk berekspresi, berinovasi, dan mencari cara terbaik dalam menjalankan tugas.
“Arti kemerdekaan bagi PU Pengairan adalah bebas berekspresi dan berinovasi untuk meningkatkan capaian kinerja,” jelasnya.
Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti ketika perlombaan berakhir. Dinas PU Pengairan Banyuwangi ingin momentum HUT ke-81 RI menjadi pemantik untuk memperkuat kedisiplinan, ketertiban, serta rasa memiliki di antara seluruh pegawai.
Dengan kebersamaan yang semakin kuat, lingkungan kerja diharapkan menjadi lebih nyaman. Pada akhirnya, kekompakan itu diarahkan untuk satu tujuan: meningkatkan capaian kinerja PU Pengairan Banyuwangi dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin