RADAR BANYUWANGI - Sebanyak 10 ribu kembang endog memeriahkan Festival Kembang Endog di Kampung Secawan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. Ribuan ornamen khas tradisi Banyuwangi itu diarak warga dalam kegiatan yang memadukan pelestarian budaya dengan syiar keagamaan.
Festival tersebut digelar masyarakat Kampung Secawan bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Nurul Huda. Kalangan remaja turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan, mulai persiapan hingga pelaksanaan arak-arakan.
Ketua panitia, Muhammad Lutfilah, mengatakan festival tersebut menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus menjaga tradisi lokal agar tetap hidup di tengah generasi muda.
"Kami ingin tradisi dan kegiatan keagamaan berjalan bersama. Keterlibatan anak-anak muda penting agar budaya ini tetap lestari dan terus diwariskan," ujar Lutfilah.
Tidak berhenti pada arak-arakan, rangkaian festival berlanjut dengan malam selawatan pada Senin malam. Kegiatan tersebut diisi selawatan dan tausiah dengan menghadirkan penceramah Andi Hidayat.
Menurut Lutfilah, keterlibatan masyarakat dan remaja menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan festival. Selain menjadi hiburan warga, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap tradisi lokal.
"Alhamdullah acara berjalan lancar. Festival 10.000 Kembang Endog sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat Kampung Secawan untuk merawat budaya secara gotong royong," kata Lutfilah.
Editor : Lugas Rumpakaadi