Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026 Dorong Udang Lokal Naik Kelas Lewat Kreasi Kuliner

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono didampingi pembina SCI Hardi Pitoyo dan Ketua SCI Banyuwangi Yanuar Toto Raharjo saat menikmati sajian aneka masakan udang di acara Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026, di Car Free Day depan Pemkab Banyuwangi, Minggu (30/8). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono didampingi pembina SCI Hardi Pitoyo dan Ketua SCI Banyuwangi Yanuar Toto Raharjo saat menikmati sajian aneka masakan udang di acara Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026, di Car Free Day depan Pemkab Banyuwangi, Minggu (30/8). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Udang mulai mendapat ruang lebih luas dalam pengembangan kuliner Banyuwangi.

Tidak hanya dipasarkan sebagai hasil budidaya perikanan, komoditas tersebut juga diolah menjadi berbagai hidangan kreatif melalui Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026, Minggu (30/8).

Festival ini mempertemukan potensi bahan baku lokal dengan kreativitas para chef profesional.

Beragam olahan udang ditampilkan untuk menunjukkan bahwa komoditas perikanan Banyuwangi dapat dikembangkan menjadi sajian dengan variasi rasa, bentuk, dan penyajian yang lebih menarik.

Ketua Shrimp Club Indonesia (SCI) Banyuwangi, H Yanuar Toto Raharjo, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026 menyediakan 2 kuintal udang untuk diolah dengan beragam menu masakan. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026 menyediakan 2 kuintal udang untuk diolah menjadi beragam menu masakan. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

Kehadiran Yanuar bersama Pembina SCI Banyuwangi H Hardi Pitoyo menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan kuliner yang memanfaatkan kekayaan bahan pangan daerah.

Menurut Yanuar, kreativitas chef memberikan perspektif baru terhadap pemanfaatan udang lokal.

Bahan yang selama ini identik dengan produk tambak dapat dikembangkan menjadi menu yang memiliki daya tarik lebih luas.

Berbagai kreasi yang disajikan dalam festival sekaligus memperlihatkan peluang peningkatan nilai ekonomi komoditas udang.

Pengolahan yang kreatif dapat membuka ruang pemasaran baru, tidak hanya melalui produk pangan, tetapi juga melalui pengalaman kuliner yang menjadi bagian dari aktivitas wisata.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menilai sektor perikanan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Budidaya udang menjadi salah satu kekuatan yang dapat memberikan manfaat ekonomi lebih besar apabila dibarengi dengan inovasi pada tahap pengolahan dan pemasaran.

Pengembangan tersebut juga dapat dikaitkan dengan sektor pariwisata.

Produk perikanan lokal yang dikemas menjadi sajian kuliner khas berpotensi menjadi bagian dari pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Banyuwangi.

"Dengan kekayaan bahan baku lokal dan geliat industri kreatif yang terus tumbuh, udang berpeluang menjadi salah satu identitas baru wisata kuliner Banyuwangi," kata Mujiono.

Editor : Lugas Rumpakaadi
wisata kuliner Banyuwangi udang Banyuwangi ekonomi kreatif Banyuwangi Banyuwangi Shrimp Fiesta 2026 kuliner berbasis perikanan