RADAR BANYUWANGI – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Jumat (28/8). Dua sepeda motor bertabrakan setelah salah satu kendaraan berbelok dan menyeberang jalan. Akibat kejadian itu, seorang pengendara meninggal dunia di lokasi, sedangkan seorang lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal adalah MA, 57, warga Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Dia merupakan pengendara Honda Supra tanpa nomor polisi (nopol). Sementara pengendara Honda Scoopy bernopol DK 5764 ZG, ARMP, 14, warga Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, mengalami sejumlah luka dan harus mendapat perawatan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan mengatakan, kecelakaan bermula ketika ARMP mengendarai Honda Scoopy dari arah timur.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, MA mengendarai Honda Supra di bahu jalan sebelah selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, MA kemudian berbelok dan menyeberang menuju arah utara.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan. Pengendara Scoopy tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar hingga akhirnya menabrak motor Supra.
"Karena jarak yang sangat dekat pengendara sepeda motor Scoopy tidak dapat menghindar sehingga menabrak sepeda motor Supra," ujar Ipda Pepri.
Benturan tersebut membuat kedua pengendara terjatuh. MA mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara ARMP mengalami patah tulang tangan kanan serta luka akibat benturan di kepala. Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di RSUD Genteng.
Polisi mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hendak berbelok maupun menyeberang jalan. Kondisi lalu lintas dan jarak kendaraan lain perlu diperhitungkan agar manuver tidak berujung kecelakaan.
"Utamakan keselamatan dan taati peraturan lalu lintas. Jika lelah atau mengantuk lebih baik istirahat terlebih dahulu," pungkas Ipda Pepri. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin