Baznas Banyuwangi Buka Donasi Gempa NTT, Pelajar Genteng Ikut Turun Jalan

Sigit Hariyadi • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:30 WIB
Tim relawan UPZ Kecamatan Genteng menggalang donasi gempa NTT dan ZIS saat kegiatan karnaval SD di Kota Genteng pada Rabu (26/8). (Baznas Banyuwangi)
Tim relawan UPZ Kecamatan Genteng menggalang donasi gempa NTT dan ZIS saat kegiatan karnaval SD di Kota Genteng pada Rabu (26/8). (Baznas Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai digerakkan dari Banyuwangi. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi membuka penggalangan donasi melalui tiga rekening bank, sementara pelajar di Kecamatan Genteng ikut turun ke jalan mengumpulkan bantuan dalam rangkaian karnaval, Rabu (26/8).

Gerakan tersebut menyasar masyarakat luas, mulai perusahaan swasta, perguruan tinggi, sekolah, organisasi masyarakat, komunitas, lembaga pemerintahan, perbankan, hingga berbagai pemangku kepentingan. Dana yang terkumpul diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana gempa di NTT.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Banyuwangi Elly Irwan Suryanto mengatakan, masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi Baznas Banyuwangi.

Tiga rekening yang disiapkan yakni Bank Jatim dengan nomor 0021025666 atas nama Infaq Baznas Kabupaten Banyuwangi. Donasi juga dapat dikirim melalui rekening BSI 4000778887 dan BTN 0022401300003948, keduanya atas nama Baznas Kabupaten Banyuwangi.

“Jika butuh konfirmasi atau keterangan lebih lanjut, bisa menghubungi admin Baznas di nomor kontak 08113025789,” katanya.

Irwan mengajak masyarakat tidak ragu mengambil bagian dalam gerakan sosial tersebut. Menurut dia, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi bentuk solidaritas bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Mari kita berkontribusi dalam gerakan sosial ini untuk meringankan beban penderitaan saudara kita yang terdampak gempa NTT,” ajaknya.

Pelajar Genteng Ikut Jadi Relawan

Gerakan solidaritas juga berlangsung di Kecamatan Genteng. Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Genteng menggelar penggalangan donasi gempa NTT bersamaan dengan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam karnaval tingkat SD, Rabu (26/8).

Yang membuat kegiatan tersebut berbeda, sejumlah pelajar dilibatkan langsung sebagai relawan. Mereka tidak hanya membantu mengumpulkan donasi, tetapi sekaligus mendapat pengalaman tentang kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Ketua UPZ Kecamatan Genteng Tommy Anwar mengatakan, relawan yang diterjunkan berasal dari kalangan pelajar dan relawan desa.

“Kami melibatkan relawan dari kalangan pelajar untuk membantu penggalangan donasi gempa NTT maupun ZIS,” kata Tommy.

Relawan pelajar yang terlibat antara lain siswa SMA NU Genteng dan MTsN 8 Genteng. Mereka bersama relawan desa bergerak di sepanjang jalur karnaval untuk mengajak masyarakat berpartisipasi.

Kegiatan tersebut didukung mobil operasional Kantor Kecamatan Genteng. Selain menjadi sarana pengumpulan dana, aksi tersebut juga dimanfaatkan sebagai media edukasi sosial bagi para pelajar.

Tommy mengatakan, gerakan penggalangan dana tidak berhenti pada karnaval tingkat SD. UPZ Kecamatan Genteng kembali menjadwalkan aksi serupa pada karnaval tingkat SMP, Kamis (27/8).

“Besok Kamis (hari ini, 27/8), kami kembali melakukan penggalangan donasi di karnaval tingkat SMP,” pungkasnya.

Dari rekening donasi hingga aksi pelajar di jalanan, solidaritas Banyuwangi untuk korban gempa NTT bergerak melalui berbagai cara. Gerakan tersebut menunjukkan bahwa bantuan kemanusiaan tidak selalu harus datang dalam jumlah besar; keterlibatan masyarakat secara bersama-sama dapat menjadi kekuatan untuk membantu mereka yang tengah menghadapi bencana. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Korban Gempa donasi gempa NTT bantuan NTT donasi Banyuwangi baznas banyuwangi