RADAR BANYUWANGI - Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan.
Peran aktif masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan Banyuwangi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Semangat tersebut digaungkan Polresta Banyuwangi melalui gerakan Jogo Banyuwangi.
Gerakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Dalam kampanye Jogo Banyuwangi, masyarakat diingatkan untuk menjauhi berbagai tindakan yang dapat mengganggu ketertiban.
Mulai dari tawuran atau perkelahian, pencurian dan perampokan, penyalahgunaan minuman keras (miras) dan narkoba, hingga aksi balap liar serta penggunaan knalpot brong.
Warga juga diajak tidak mudah terprovokasi, menyebarkan ujaran kebencian maupun hoaks.
Termasuk tidak melakukan pembakaran dan perusakan fasilitas umum yang merupakan milik bersama.
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan mengatakan, Jogo Banyuwangi merupakan semangat bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Menurut dia, menciptakan kamtibmas membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Jogo Banyuwangi ini merupakan semangat bersama. Menjaga kamtibmas bukan hanya tugas Polri, tetapi juga membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk saling peduli, menjaga lingkungan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” katanya.
Rofiq juga mengajak masyarakat bersama-sama mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.
Termasuk tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba dan miras, pencurian, hingga penyebaran berita bohong serta ujaran kebencian.
“Mari kita cegah bersama berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kalau ada gangguan keamanan, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan cepat,” ajaknya.
Rofiq menegaskan bahwa situasi kamtibmas yang kondusif akan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, warga diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut mengambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami ingin Banyuwangi tetap aman, nyaman dan kondusif. Masyarakat silakan beraktivitas dengan tenang, dan mari kita jadikan Jogo Banyuwangi sebagai gerakan bersama untuk menjaga daerah yang kita cintai,” tegasnya.
Rofiq menambahkan, sebagai bagian dari upaya memberikan akses pelayanan cepat kepada masyarakat.
Polresta Banyuwangi juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan atau mengalami gangguan kamtibmas.
“Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun informasi terkait kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian. Layanan 110 tersedia selama 24 jam dan bebas pulsa,” jelasnya.
Melalui gerakan Jogo Banyuwangi, Rofiq berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa keamanan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Semangat tersebut dirangkum dalam pesan, jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.
“Dengan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, Banyuwangi diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga,” harapnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi