Pascainsiden Gerak Jalan, Truk Besar Dilarang Melintas Saat Pawai Budaya di Genteng

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:00 WIB
Rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengatur arus kendaraan selama rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan di Genteng. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
Rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengatur arus kendaraan selama rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan di Genteng. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Tak ingin kecolongan lagi, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Genteng bergerak cepat merespons ketegangan sopir truk dengan penonton saat berlangsung lomba gerak jalan di Jalan Gajah Mada, Minggu (23/8).

Rapat terbatas darurat langsung digelar bersama jajaran kepolisian, TNI, dan panitia untuk mengevaluasi total pengamanan serta arus lalu lintas.

Langkah tegas ini diambil guna memastikan rangkaian perayaan peringatan kemerdekaan berikutnya di kawasan Genteng tidak lagi diwarnai aksi senggolan armada jalanan dengan massa.

"Kami langsung duduk bersama Kapolsek, Danramil, dan panitia. Ini evaluasi serius agar kejadian serupa tidak berulang," tegas Camat Genteng, Khoirul Hidayat.

Camat menekankan, skema pengamanan dan pengaturan jalan menjadi fokus utama perbaikan.

Mengingat, agenda padat perayaan HUT RI masih terus bergulir dan dipastikan menyedot antusiasme ribuan warga.

"Mulai besok (saat pawai budaya) truk bermuatan besar tidak akan boleh melintas, panitia dan pihak kepolisian akan berjaga di titik-titik jalur alternatif," tandasnya. 

Selain itu, camat juga memastikan segala persoalan yang menyangkut kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan diselesaikan dengan panitia.

"Pasti kami atensi, persoalan-persoalan ini akan jadi evaluasi kami semua. Ini demi kemeriahan perayaan HUT RI tahun ini," tuturnya. 

Camat menuturkan, pengendara dari arah Jember yang hendak menuju Banyuwangi dialihkan mulai dari Simpang Tiga Sun East Mall, lalu belok kanan mengarah ke Jalan Diponegoro.

"Selanjutnya, arus kendaraan diarahkan menembus Jalan Raya Yosomulyo menuju kawasan Jajag, Srono, Rogojampi, hingga sampai ke Banyuwangi Kota," katanya.

Sedangkan rute dari Banyuwangi Kota menuju Jember, pengguna jalan bisa mengambil jalur Simpang Tiga Cangaan dengan mengambil belok kiri ke arah Yos Cafe Yosomulyo.

"Kendaraan kemudian diarahkan belok kanan melintasi Jalan Raya Yosomulyo dan menyeberangi Jembatan Wiroguno. Dari sana, pengendara belok kanan ke Simpang riga Tawangalun, lalu belok kiri untuk kembali bergabung ke jalur utama Jalan Raya Jember–Banyuwangi," pungkasnya. 

Editor : Lugas Rumpakaadi
HUT ke-81 Kemerdekaan RI Gerak Jalan Genteng rekayasa lalu lintas pawai budaya genteng