RADAR BANYUWANGI - Agro Wisata Taman Suruh (AWT) di Kecamatan Glagah, Banyuwangi, dinilai memiliki potensi besar sebagai ruang berbagai aktivitas luar ruang.
Kawasan yang menawarkan suasana alam dan area terbuka itu tidak hanya cocok untuk kegiatan jelajah, tetapi juga berpeluang dimanfaatkan sebagai lokasi kemah, gathering, olahraga, hingga kegiatan seni dan budaya.
Potensi tersebut terlihat dalam pelaksanaan Radar Digital Mission Race 2026 pada Sabtu (22/8).
Kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai wilayah di Banyuwangi itu mengajak peserta menjelajahi kawasan AWT melalui rangkaian misi yang tersebar di sejumlah pos.
Konsep kegiatan membuat aktivitas tidak semata-mata berfokus pada kompetisi.
Peserta juga mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan lingkungan terbuka selama menyelesaikan tantangan.
Suasana kawasan menjadi bagian dari pengalaman kegiatan sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk bergerak dan bekerja dalam kelompok.
Para pembina Pramuka dan peserta yang hadir menilai karakter kawasan AWT mendukung kegiatan yang membutuhkan aktivitas fisik, kerja sama, serta interaksi dengan alam.
Kondisi tersebut menjadi salah satu keunggulan untuk mengembangkan berbagai konsep kegiatan luar ruang di Banyuwangi.
Perwakilan AWT, Sudar, mengatakan kawasan tersebut memang disiapkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai jenis kegiatan.
“AWT bisa digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari jelajah, kemah, gathering, sampai kegiatan seni dan budaya,” ujar Sudar.
Menurut Sudar, kawasan yang luas dan memiliki nuansa alam memungkinkan konsep kegiatan dikembangkan secara fleksibel.
Untuk kegiatan Pramuka, misalnya, area tersebut dapat mendukung permainan kelompok, kegiatan edukasi, maupun aktivitas perkemahan yang membutuhkan ruang terbuka.
Potensi AWT juga tidak terbatas pada kegiatan pendidikan dan olahraga.
Ruang terbuka di kawasan tersebut dapat dikembangkan untuk pertunjukan kesenian tradisional, pentas komunitas, festival budaya, serta berbagai kegiatan kreatif masyarakat.
Bagi pembina Pramuka, lokasi seperti AWT menawarkan alternatif tempat kegiatan yang memungkinkan peserta belajar melalui pengalaman langsung.
Aktivitas di alam terbuka dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran, terutama untuk kegiatan yang menekankan kerja sama, kemandirian, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, bagi peserta Radar Digital Mission Race 2026, menjelajahi AWT memberikan pengalaman berbeda.
Tantangan dalam perlombaan dapat dinikmati bersamaan dengan suasana kawasan yang asri dan terbuka, sehingga kegiatan terasa lebih variatif.
Dengan karakter tersebut, Agro Wisata Taman Suruh memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai ruang aktivitas masyarakat yang memadukan rekreasi, edukasi, olahraga, kreativitas, seni, dan budaya.
Keberadaan AWT juga dapat memperluas pilihan lokasi kegiatan luar ruang di Banyuwangi.
Sekolah, Pramuka, komunitas, organisasi, maupun perusahaan dapat memanfaatkan kawasan tersebut untuk menyelenggarakan kegiatan yang membutuhkan ruang terbuka dan pengalaman langsung di lingkungan alam.
Editor : Lugas Rumpakaadi