RADAR BANYUWANGI - Sejumlah ruas jalan di pusat Kabupaten Banyuwangi mengalami pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas, Kamis (13/8). Rekayasa tersebut diterapkan seiring pelaksanaan Karnaval Kebangsaan dan Festival Lampion “Pijar Permata Budaya Banyuwangi”.
Masyarakat yang hendak melintas di kawasan pusat kota diminta menyesuaikan perjalanan. Ruas jalan yang menjadi lintasan kegiatan akan diprioritaskan untuk peserta dan penonton selama agenda berlangsung.
Karnaval Kebangsaan dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB. Rangkaian kegiatan mengambil titik awal di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan berakhir di kawasan Taman Blambangan.
Kepadatan kendaraan menjadi salah satu perhatian selama karnaval berlangsung. Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan melakukan pengaturan serta pengalihan arus di sejumlah ruas yang berada di sekitar jalur kegiatan.
Pengaturan dilakukan lantaran karnaval melibatkan peserta dalam jumlah besar dan membutuhkan ruang di badan jalan. Petugas juga disiagakan di sejumlah titik untuk mengarahkan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Pola pengalihan arus dapat menyesuaikan kondisi di lapangan. Karena itu, pengendara diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri melintas pada ruas yang sedang digunakan sebagai lintasan kegiatan.
Informasi mengenai rekayasa lalu lintas dan pelaksanaan kegiatan turut dipublikasikan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi melalui akun resminya.
Tidak berhenti pada agenda siang hari, pusat kota Banyuwangi kembali menjadi titik keramaian pada malam hari. Festival Lampion “Pijar Permata Budaya Banyuwangi” dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Agenda malam tersebut menggunakan sejumlah ruas jalan di kawasan pusat kota. Dengan jeda waktu yang relatif singkat dari pelaksanaan karnaval, mobilitas masyarakat diperkirakan kembali meningkat menjelang festival lampion.
Pengendara yang tidak memiliki kepentingan menuju lokasi acara disarankan memilih jalur alternatif. Penyesuaian waktu perjalanan juga menjadi pilihan untuk menghindari antrean, khususnya menjelang dimulainya festival pada malam hari.
Dua agenda yang berlangsung dalam satu hari itu menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan di Banyuwangi. Karnaval menghadirkan aktivitas peserta dan masyarakat di sepanjang lintasan, sedangkan festival lampion menawarkan pertunjukan berbasis cahaya pada malam hari.
Editor : Lugas Rumpakaadi