13 Personel Polresta Banyuwangi Diguyur Penghargaan, Ada Pengungkap Narkoba hingga Misi PBB

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 04:00 WIB
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan menyerahkan penghargaan kepada Aipda Lukman Hakim anggota Bag SDM karena telah menjalankan tugas sebagai IPO dalam misi PBB Minusca di Republik Afrika Tengah selama dua tahun. (Humas Polresta Banyuwangi)
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan menyerahkan penghargaan kepada Aipda Lukman Hakim anggota Bag SDM karena telah menjalankan tugas sebagai IPO dalam misi PBB Minusca di Republik Afrika Tengah selama dua tahun. (Humas Polresta Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Prestasi personel Polresta Banyuwangi datang dari berbagai medan. Ada yang membongkar peredaran sabu, mengungkap pencurian outdoor AC, meningkatkan layanan publik, meraih juara nasional olahraga, hingga menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Afrika Tengah.

Atas capaian tersebut, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan memberikan penghargaan kepada 13 personel dalam Apel Jam Pimpinan di Lapangan Mako Polresta Banyuwangi, Senin (10/8).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja, serta prestasi anggota dalam menjalankan tugas. Para penerima berasal dari berbagai satuan dan fungsi, mulai pelayanan masyarakat, penegakan hukum, olahraga hingga penugasan internasional.

Ungkap Sabu 41,16 Gram Berawal dari Call Center 110

Salah satu penghargaan diberikan kepada Iptu Ismu selaku Ka SPKT dan Iptu Abdul Gofur dari Satresnarkoba. Keduanya dinilai berperan dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti 41,16 gram di Kecamatan Gambiran.

Kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat melalui Call Center 110. Laporan itu kemudian direspons dan ditindaklanjuti petugas hingga berujung pada pengungkapan kasus.

Penghargaan juga diberikan kepada Aiptu Dharma Putra Setya, anggota Polsek Glagah, yang berhasil mengungkap kasus pencurian outdoor AC di 14 tempat kejadian perkara (TKP).

Kontribusi masyarakat dalam membantu polisi juga mendapat apresiasi. Dodi Fathur Hariyanto menerima penghargaan karena turut membantu pengungkapan kasus pencurian outdoor AC di wilayah Banyuwangi.

Dari Pelayanan Publik hingga Polisi Baik

Dua personel menerima penghargaan dalam kategori Polisi Baik. Mereka adalah Bripka Untung dari Satlantas dan Brigadir Ela Sukma Cahyani dari Satintelkam.

Keduanya dinilai menunjukkan dedikasi serta kinerja positif selama menjalankan tugas.

Sementara di sektor pelayanan publik, penghargaan diberikan kepada sejumlah personel yang berperan meningkatkan kualitas layanan kepolisian.

Mereka yakni Aiptu Ari Wijayanti dari Satintelkam sebagai operator PEKPPP fungsi SKCK; Bripka M. Dzaki Naufal Syah dari Satreskrim sebagai operator PEKPPP bidang pelayanan Lidik Sidik; serta Brigadir Dora Ferdinhtiya dari SPKT sebagai operator PEKPPP bidang pelayanan publik.

Penghargaan juga diberikan kepada Bripda Mohammad Rafli Ardianasyah dari Bagren sebagai operator aplikasi EPZI.

Kemudian Aipda Bayu Aditya Wira Pratama, S.E., anggota Satlantas, mendapat apresiasi sebagai operator PEKPPP pelayanan SIM dan Program Quick Win.

Juara Nasional hingga Misi Perdamaian PBB

Prestasi personel Polresta Banyuwangi juga datang dari arena olahraga. Briptu Bintang Wiratama dari Sattahti diganjar penghargaan setelah meraih Juara I Kumite Perorangan -75 kilogram putra usia 18 tahun ke atas dalam Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 2026.

Sementara itu, capaian berbeda ditorehkan Aipda Lukman Hakim dari Bag SDM. Dia mendapat penghargaan atas pelaksanaan tugas sebagai Individual Police Officer (IPO) dalam misi perdamaian PBB Minusca di Republik Afrika Tengah selama dua tahun.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa prestasi personel tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum. Profesionalisme pelayanan, kemampuan berprestasi di luar tugas kepolisian, hingga kontribusi dalam misi internasional juga menjadi bagian dari kinerja anggota.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap anggota yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja positif.

“Penghargaan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Rofiq meminta penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni. Prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan.

“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia berharap budaya kerja berorientasi prestasi terus tumbuh di lingkungan Polresta Banyuwangi. Dengan demikian, setiap personel dapat terus meningkatkan profesionalisme sekaligus memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polresta Banyuwangi membangun budaya kerja yang profesional, berprestasi, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” pungkas Rofiq. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
penghargaan polisi ungkap narkoba misi PBB pelayanan publik polresta banyuwangi