Bu Pur Rayakan HUT ke-81 RI dengan Cara Tak Biasa, Bagikan 1.081 Onde-Onde Gratis

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:00 WIB
AKSI SOSIAL: Bu Pur membagikan onde-onde hangat kepada pengguna jalan yang melintas di depan TMP Wisma Raga Satria, kemarin (10/8). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
AKSI SOSIAL: Bu Pur membagikan onde-onde hangat kepada pengguna jalan yang melintas di depan TMP Wisma Raga Satria, Senin (10/8). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Perangkat masak dibawa ke tepi jalan. Adonan disiapkan sejak dini hari. Setelah matang, onde-onde hangat langsung dibagikan kepada siapa saja yang melintas. Begitulah cara Poernomowati, 75, merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Perempuan yang akrab disapa Bu Pur itu sengaja membawa aktivitas dapurnya ke depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria, Banyuwangi, Senin (10/8). Bukan untuk berjualan, melainkan membagikan 1.081 onde-onde secara gratis kepada pengguna jalan.

Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas. Sejumlah warga, termasuk pengemudi ojek daring, tampak antusias mengambil onde-onde hangat yang dibagikan Bu Pur.

Onde-onde tersebut bukan jajanan sembarangan. Bagi sebagian warga Banyuwangi, penganan buatan Bu Pur sudah cukup dikenal.

“Onde-onde ini sudah terkenal. Apalagi buatan Bu Pur. Rasanya sudah banyak yang tahu, makanya setelah tahu ada bagi-bagi gratis saya ke sini,” kata Nasiah, warga Kelurahan Lateng.

Angka 1.081 Punya Makna

Jumlah onde-onde yang dibagikan Bu Pur sengaja dibuat 1.081 butir. Angka tersebut dipilih untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Bagi Bu Pur, angka 81 menjadi simbol usia kemerdekaan Indonesia. Sementara angka seribu di depan angka tersebut merupakan bentuk sederhana dari dirinya untuk ikut merayakan kemerdekaan bersama masyarakat.

“Bagi-bagi onde-onde gratis sudah dua kali saya lakukan. Yang pertama pada tahun 2020 lalu,” ujar Bu Pur.

Pengguna jalan dan warga di sekitar TMP Wisma Raga Satria berbaris rapi mendapatkan onde-onde gratis yang disiapkan Bu Pur. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Pengguna jalan dan warga di sekitar TMP Wisma Raga Satria berbaris rapi mendapatkan onde-onde gratis yang disiapkan Bu Pur. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

Lima tahun lalu, tepat ketika Indonesia memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Bu Pur juga pernah membagikan onde-onde secara cuma-cuma. Saat itu, jumlah yang dibagikan sebanyak 1.075 butir.

“Tahun ini ada 1.081. Angka 81 merupakan simbol dari usia kemerdekaan kita tahun ini. Sedangkan seribunya dari Bu Pur. Kita ingin merayakan kemerdekaan bersama masyarakat,” katanya.

Bagi perempuan kelahiran 1952 itu, kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara atau perayaan seremonial. Berbagi makanan kepada sesama menjadi caranya untuk ikut menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat.

Seminggu Siapkan Isian Onde-Onde

Di balik ribuan onde-onde gratis tersebut, ada persiapan yang tidak sebentar. Bu Pur mengaku harus menyiapkan isian onde-onde sejak sepekan sebelum pembagian.

Menariknya, seluruh persiapan itu dikerjakan seorang diri tanpa bantuan karyawan.

Setiap hari, dia bisa menyiapkan sekitar 200 hingga 300 isian onde-onde. Setelah selesai, isian tersebut disimpan di dalam freezer.

Sementara proses membuat adonan kulit dan menggoreng ribuan onde-onde baru dimulai pada malam sebelum kegiatan.

“Isinya disiapkan seminggu lalu. Sehari bisa bikin 200 sampai 300 biji, lalu disimpan di freezer. Kalau menggoreng dan bikin adonan luar baru tadi malam mulai pukul 01.00 dini hari,” ungkapnya.

Perjuangan tersebut kemudian terbayar ketika satu per satu warga datang menerima onde-onde hangat hasil kerja kerasnya.

Sedekah Jumat hingga Ribuan Onde-Onde

Aksi berbagi Bu Pur sebenarnya bukan kegiatan sekali dua kali. Pemilik usaha yang juga dikenal sebagai penjual gudeg tersebut rutin menggelar sedekah Jumat dengan membagikan puluhan onde-onde.

Momentum HUT Kemerdekaan RI kali ini membuat jumlahnya diperbanyak. Jika biasanya hanya puluhan, kali ini lebih dari seribu onde-onde disiapkan untuk masyarakat.

Ketika ditanya mengenai biaya yang dikeluarkan untuk membuat 1.081 onde-onde, Bu Pur memilih tidak mengungkapkannya.

Baginya, berbagi tidak selayaknya dihitung hanya dari nominal yang dikeluarkan. Yang lebih penting adalah rasa syukur dan kebahagiaan yang bisa dibagikan kepada orang lain.

“Kalau untuk sedekah, saya ndak pernah menghitung biaya. Yang penting bisa berbagi rasa syukur dan kebahagiaan di hari kemerdekaan ini,” pungkas Bu Pur.

Di depan TMP Wisma Raga Satria, kemerdekaan pun dirayakan dengan cara sederhana: perangkat masak, onde-onde hangat, dan senyum warga yang menerima tanpa harus membayar sepeser pun. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
HUT ke-81 RI Bu Pur Banyuwangi onde-onde gratis sedekah Jumat UMKM Banyuwangi