RADAR BANYUWANGI - Komitmen pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di Bumi Blambangan terus diperluas. Mulai pekan ini, program Banyuwangi Hijau resmi menyasar kawasan padat penduduk di Desa Gentengwetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.
Pengambilan sampah perdana program tersebut dilakukan pada Kamis (6/8) lalu di Dusun Cangaan, Desa Gentengwetan. Pengambilan menerapkan sistem jemput bola sampah terpilah langsung dari rumah warga.
Pada tahap awal, petugas kebersihan akan menyisir puluhan titik rumah warga yang menjadi pelopor gerakan ini. Warga diwajibkan memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari dapur sebelum diangkut armada khusus menuju Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) untuk diproses lebih lanjut.
Kepala Desa Gentengwetan H Sukri menyambut positif kerja sama strategis ini demi mengatasi persoalan sampah domestik yang kian menumpuk. “Kami sangat mengapresiasi program ini karena pengelolaan sampah memang harus diselesaikan dari sumbernya, yakni lingkungan keluarga,” ujarnya kemarin (9/8).
Sukri berharap momentum ini dapat menggugah kesadaran kolektif masyarakat yang lebih luas mengenai pentingnya kelestarian lingkungan. “Kami ingin warga yang menjadi pelopor awal ini bisa menularkan semangat menjaga lingkungan dan kebiasaan memilah sampah kepada tetangga kanan-kirinya,” tambahnya.
Pihak pemerintah desa juga berkomitmen memberikan edukasi secara berkala agar program ini berjalan berkesinambungan. “Nantinya, secara bertahap cakupan pelayanan akan terus kami perluas ke dusun-dusun lain di wilayah Gentengwetan agar dampaknya semakin terasa,” urai Sukri.
Program Banyuwangi Hijau ini diproyeksikan tidak hanya mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tetapi juga bernilai ekonomis. Sampah anorganik yang masih bernilai jual akan diputar kembali melalui sistem bank sampah terintegrasi. “Masalah sampah di Genteng ini memang sudah terjadi sejak lama, kami harap ke depan program bisa jadi solusinya," tuturnya.
Dengan peningkatan kesadaran warga dan fasilitas dari TPS3R, Desa Gentengwetan optimistis mampu menjadi percontohan kawasan bersih di wilayah Banyuwangi. "Langkah kecil memilah sampah dari rumah ini diharapkan menjadi sumbangsih nyata dalam mewujudkan Banyuwangi yang lebih bersih," pungkasnya. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin