RADAR BANYUWANGI – Portal yang selama ini membuat kendaraan roda empat kesulitan berpapasan di simpang empat Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, akhirnya dibongkar. Polisi bersama warga melakukan kerja bakti membongkar portal tersebut pada Jumat (7/8) pagi karena keberadaannya dinilai membahayakan pengguna jalan dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
Pembongkaran dimulai sekitar pukul 07.30. Warga sekitar bersama pemerintah desa dan kepolisian bergotong royong mencopot portal yang berada di titik persimpangan tersebut.
Bhabinkamtibmas Desa Tembokrejo Aiptu Junaidi Efendi turut turun langsung dalam proses pembongkaran. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan warga dan pengguna jalan yang selama ini merasa terganggu dengan keberadaan portal.
Plt Kapolsek Muncar AKP Kusmin mengatakan, keputusan membongkar portal dilakukan secara bersama-sama setelah keberadaannya dinilai membahayakan, terutama bagi kendaraan roda empat.
“Karena dinilai berbahaya, masyarakat berinisiatif untuk dibongkar,” ujarnya.
Menurut Kusmin, persoalan utama berada pada lebar jalan yang terhalang portal. Kondisi tersebut membuat dua kendaraan roda empat dari arah berlawanan tidak dapat berpapasan dengan leluasa.
Situasi itu tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan ketika kendaraan harus saling menghindar di sekitar portal.
“Hal ini sering memicu kecelakaan,” katanya.
Keluhan terhadap portal tersebut, lanjut Kusmin, terutama datang dari pengguna jalan yang mengemudikan mobil. Mereka kesulitan melintas secara bersamaan ketika terdapat kendaraan dari arah berlawanan.
Jalan Kini Bisa Dilalui Dua Mobil
Setelah portal dibongkar, kondisi simpang empat Dusun Palurejo langsung berubah. Ruang jalan menjadi lebih terbuka sehingga kendaraan dapat melintas tanpa harus saling berebut ruang di titik yang sebelumnya terhalang portal.
Saat ini, dua mobil dari arah berlawanan sudah dapat melintas secara bersamaan. Arus kendaraan pun kembali berjalan normal dan lebih lancar.
“Usai portal dibongkar, operasi jalan raya bisa berjalan normal dan kondusif,” ujar Kusmin.
Pembongkaran dilakukan secara gotong royong. Tidak hanya menyelesaikan persoalan akses jalan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Menariknya, saat jeda istirahat, Aiptu Junaidi Efendi turut membagikan nasi pecel kepada warga yang terlibat dalam kerja bakti.
Dengan dibongkarnya portal tersebut, warga berharap akses di simpang empat Dusun Palurejo menjadi lebih aman dan tidak lagi menjadi titik yang menyulitkan kendaraan berpapasan maupun memicu kecelakaan. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin