Gagalkan Penyelundupan Sabu ke Lapas Banyuwangi, Tiga Petugas Diganjar Penghargaan

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 04:00 WIB
Kalapas Banyuwangi Solichin memberikan penghargaan kepada para petugas lapas yang berhasil menggalkan penyelundupan sabu. (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)
Kalapas Banyuwangi Solichin memberikan penghargaan kepada para petugas lapas yang berhasil menggalkan penyelundupan sabu. (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Ketelitian dan integritas tiga petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi berbuah apresiasi. Mereka menerima penghargaan setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lima paket narkotika jenis sabu yang hendak dibawa masuk ke dalam lapas oleh seorang pembesuk wanita.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi Solichin saat apel pagi pegawai di halaman Kantor Lapas Banyuwangi, Jumat (24/7). Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas profesionalisme petugas yang mampu menggagalkan peredaran narkotika sebelum barang haram itu masuk ke lingkungan pemasyarakatan.

Kasus ini bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan berlapis terhadap setiap pengunjung yang hendak memasuki area lapas. Dalam proses pemeriksaan tersebut, petugas perempuan menemukan gelagat mencurigakan dari seorang pembesuk berinisial KS, warga Banyuwangi.

Berkat pemeriksaan yang dilakukan secara teliti sesuai prosedur, petugas menemukan lima paket sabu yang disembunyikan di area sensitif tubuh pelaku. Narkotika tersebut dibungkus menggunakan kondom dengan tujuan mengelabui pemeriksaan keamanan.

Kalapas Banyuwangi Solichin menegaskan, penghargaan tersebut bukan hanya bentuk apresiasi kepada petugas yang berprestasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran agar terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat kewaspadaan dalam menjalankan tugas.

"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kejelian dan integritas anggota di lapangan. Penggagalan ini menjadi bukti bahwa tidak ada celah sedikit pun bagi siapa pun yang berniat melakukan peredaran gelap narkotika di Lapas Banyuwangi," tegasnya.

Menurut Solichin, Lapas Banyuwangi menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Seluruh pihak yang terbukti terlibat, baik pengunjung maupun petugas internal, dipastikan akan diproses sesuai ketentuan hukum tanpa pengecualian.

"Siapa pun yang terlibat akan kami kenakan sanksi tegas sesuai aturan hukum. Tidak ada pengecualian, seluruhnya akan diproses sampai tuntas sesuai prosedur," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan menggagalkan penyelundupan sabu tersebut menjadi bukti bahwa sistem pengawasan dan deteksi dini yang diterapkan di Lapas Banyuwangi berjalan efektif.

Karena itu, pemeriksaan terhadap pengunjung maupun barang bawaan akan terus diperketat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang Bersih dari Narkoba (Bersinar) sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

"Kami akan terus memperketat pemeriksaan terhadap setiap pengunjung maupun barang bawaan guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas," kata Solichin.

Disembunyikan di Alat Vital

Upaya penyelundupan narkotika itu sebelumnya terungkap saat KS datang untuk membesuk kekasihnya yang sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Saat menjalani pemeriksaan oleh petugas perempuan, KS awalnya terlihat tenang. Namun, kejelian petugas berhasil mengungkap keberadaan lima paket sabu yang disembunyikan di alat vital pelaku menggunakan kondom.

Temuan tersebut langsung diamankan dan diserahkan kepada aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa berbagai modus penyelundupan narkotika terus berkembang, sehingga diperlukan pengawasan yang semakin ketat di seluruh lembaga pemasyarakatan.

Keberhasilan menggagalkan penyelundupan tersebut mempertegas komitmen Lapas Banyuwangi dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di dalam penjara serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Kalapas Banyuwangi Narkoba lapas Petugas lapas Penyelundupan Sabu lapas banyuwangi